BKPSDM Kabupaten Serang Tegaskan Kegiatan Capacity Building Dibiayai Bank BJB
BKPSDM Kabupaten Serang menegaskan kegiatan capacity building aparatur Pemkab Serang di Anyer sepenuhnya dibiayai Bank BJB.
Penulis: Muhammad Uqel Assathir | Editor: Abdul Rosid
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang, Iskandar Nordat, menegaskan, kegiatan capacity building yang diikuti aparatur Pemerintah Kabupaten Serang sepenuhnya dibiayai oleh Bank BJB.
Dalam kegiatan bertajuk Power Up tersebut, Pemkab Serang hanya berperan sebagai fasilitator peserta.
Pemkab Serang menggelar kegiatan capacity building bagi pejabat eselon II dan para camat se-Kabupaten Serang pada Jumat (13/2/2026) hingga Sabtu (14/2/2026) di Adem Park Anyer, Kecamatan Cinangka.
Baca juga: Kadin Banten Segera Bentuk Carateker, Usai Bekukan Kadin Cilegon
Capacity building merupakan proses sistematis untuk meningkatkan kemampuan individu, organisasi, atau komunitas agar mampu menjalankan fungsi, memecahkan masalah, serta mencapai tujuan secara efektif, berkelanjutan, dan mandiri.
Iskandar menjelaskan, keterlibatan Pemkab Serang dalam kegiatan tersebut hanya sebatas membantu pelaksanaan di lapangan, khususnya dalam menyiapkan data serta memfasilitasi pegawai yang menjadi peserta.
"Kami hanya membantu pelaksanaan di lapangan. Bank BJB yang menawarkan kegiatan capacity building itu kepada mitra-mitranya, tidak hanya kepada pemerintah daerah. Kebetulan kami memang tidak memiliki anggaran, sehingga kami hanya memfasilitasi peserta saja," ujar Iskandar saat dikonfirmasi, Jumat, (20/2/2026).
Ia menambahkan, seluruh pembiayaan kegiatan tersebut berasal dari Bank BJB.
BKPSDM tidak mengetahui secara detail nilai anggaran yang dikeluarkan oleh pihak bank karena tidak terlibat dalam proses penganggaran.
"Soal nilai anggaran dari Bank BJB kami tidak tahu. Kami hanya diminta menyiapkan data peserta yang bisa mengikuti kegiatan tersebut. Penganggaran sepenuhnya dari pihak BJB," jelasnya.
Menurut Iskandar, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas serta membangun komunikasi antarpimpinan dan aparatur, sehingga dinilai bermanfaat bagi pegawai Pemkab Serang yang mengikutinya.
Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan retret atau capacity building tersebut tercatat sebanyak 61 orang, termasuk pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Serang.
Terkait adanya pernyataan yang menyebut keterlibatan anggaran pemerintah daerah dalam kegiatan tersebut, Iskandar menilai hal itu kemungkinan terjadi karena miskomunikasi.
"Bisa jadi itu hanya miskomunikasi. Mungkin karena panitia pelaksanaannya dibantu oleh kami, sehingga terkesan ada anggaran dari Pemkab. Padahal, Pemkab Serang tidak mengeluarkan anggaran apa pun, hanya memfasilitasi peserta," tegasnya.
Ia memastikan tidak ada penggunaan anggaran daerah dalam kegiatan capacity building yang diselenggarakan bersama Bank BJB tersebut.
| GP Ansor Tangsel Surati Kejari, Pertanyakan Nasib Laporan Penyertaan Modal Bank BJB |
|
|---|
| Bank Bjb Banten Kenalkan Program Dana Pensiun Lembaga Keuangan, Solusi Persiapan Pensiun Sejak Dini |
|
|---|
| Profil dan Sosok Yusuf Saadudin, Direktur Utama Bank BJB yang Meninggal Hari Ini |
|
|---|
| Kabar Duka! Yusuf Saadudin Dirut Bank BJB Meninggal Dunia Hari Ini |
|
|---|
| Open Bidding 6 Kepala OPD Pemkab Serang Resmi Dibuka, BKPSDM Sebut Sudah Ada 10 Pejabat Mendaftar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ANGGARAN-RETRET-Moment-para-pejabat-eselon-II-Pe.jpg)