Hardiknas 2026, Bupati Serang Ajak Masyarakat Kolaborasi Majukan Pendidikan

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengajak masyarakat berkolaborasi memajukan pendidikan demi mencetak SDM unggul dan berkarakter.

Tayang:
Penulis: Muhammad Uqel Assathir | Editor: Abdul Rosid
TribunBanten.com/Muhammad Uqel Assathir
HARDIKNAS 2026 - Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengajak masyarakat berkolaborasi memajukan pendidikan demi mencetak SDM unggul dan berkarakter di masa depan. 

Berkat jasanya, pemerintah menetapkan peringatan Hari Pendidikan Nasional setiap 2 Mei melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 67 Tahun 1961 tentang Hari-hari Nasional yang Bukan Hari Libur.

Ada beberapa titik penting dalam sejarah Hari Pendidikan Nasional. Yang pertama adalah Konferensi Besar Budi Utomo (1928). 

Gerakan pendidikan modern di Indonesia mulai terorganisir dengan baik dengan didirikannya organisasi Budi Utomo pada tahun 1908. 

Pada tahun 1928, Budi Utomo mengadakan Konferensi Besar di Yogyakarta, yang dihadiri oleh tokoh-tokoh nasionalis terkemuka. 

Konferensi ini menekankan pentingnya pendidikan bagi pembangunan bangsa dan memperkuat kesadaran akan perlunya Hari Pendidikan Nasional.

Hari Pendidikan Nasional Pertama (1948). Setelah kemerdekaan Indonesia, Pemerintah Republik Indonesia pertama kali menetapkan tanggal 2 Mei sebagai Hari Pendidikan Nasional pada tahun 1948. 

Penetapan ini dilakukan dalam rangka menghormati pendidikan dan peran pentingnya dalam pembangunan bangsa. Pada awalnya, Hari Pendidikan Nasional dirayakan setiap tanggal 28 Juli, yang merupakan ulang tahun pendiri Budi Utomo, Ki Hajar Dewantara. 

Namun, pada tahun 1959, tanggal tersebut diubah menjadi 2 Mei, bertepatan dengan hari berdirinya Badan Pendidikan Nasional (BPN) pada tahun 1948.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved