Dishub Serang Akui Truk Tambang Masih Nekat Langgar Jam Operasional di Bojonegara dan Pulo Ampel
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Serang mengakui masih ada truk pengangkut hasil tambang yang nekat melanggar jam operasional.
Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muhammad Uqel Assathir | Editor: Abdul Rosid
TribunBanten.com/Muhammad Uqel Assathir
TRUK TAMBANG - Kepala Dishub Kabupaten Serang, Benny Yuarsa saat ditemui wartawan di Pendopo Bupati Serang, Rabu (13/5/2026). Dishub Kabupaten Serang mengakui masih ada truk pengangkut hasil tambang yang nekat melanggar jam operasional di wilayah Kecamatan Bojonegara dan Pulo Ampel.
Jumlah armada yang melintas cenderung berfluktuasi, terkadang mengalami peningkatan, terkadang menurun, namun pengawasan tetap dilakukan secara terus-menerus.
Sebagai upaya meningkatkan efektivitas pengawasan dan penegakan aturan, pihaknya berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap langkah-langkah yang telah dilaksanakan.
Tujuannya adalah untuk menyempurnakan strategi dan metode pengendalian yang lebih efektif guna menciptakan ketertiban dan keamanan arus lalu lintas di wilayah tersebut.
"Sepertinya kita perlu mengevaluasi kembali langkah-langkah efektif apa saja yang perlu kita lakukan, kita sempurnakan, untuk bisa lebih optimal lagi di sana," pungkasnya.
Baca Juga
| Komisi IV DPRD Kabupaten Serang Datangi Pelabuhan BBJ, Perizinan hingga Pajak Jadi Sorotan |
|
|---|
| Soroti Aktivitas Tambang, DLH Serang : Wajib Reboisasi untuk Cegah Banjir Bojonegara–Pulo Ampel |
|
|---|
| Sopir Truk Menginap Berhari-hari di Pelabuhan BBJ Bojonegara, Antrean Mengular |
|
|---|
| Info Arus Kendaraan Logistik di Pelabuhan BBJ Bojonegara dan Ciwandan Banten : Terpantau Lancar |
|
|---|
| Mudik Lebaran 2026, Truk Golongan 5B dan 6B Dialihkan ke Pelabuhan Ciwandan dan BBJ |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/TRUK-TAMBANG-Kepala-Dishub-Kabupaten-Serang-Benny-Yuarsa.jpg)