RSUD Drajat Prawiranegara Tambah 6 Ruang Operasi Baru, Antrean Bedah Mulut Dipangkas

RSUD Drajat Prawiranegara Kabupaten Serang resmi mengoperasikan Gedung Instalasi Bedah Sentral (IBS) baru dengan enam ruang operasi modern.

Tayang:
Penulis: Muhammad Uqel Assathir | Editor: Abdul Rosid
TribunBanten.com/Muhammad Uqel Assathir
RSDP SERANG - Direktur RSUD Drajat Prawiranegara, dr. Rachmat Setiadi saat ditemui usai peresmian gedung IBS baru, Rabu (20/5/2026). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - RSUD Drajat Prawiranegara resmi mengoperasikan Gedung Instalasi Bedah Sentral (IBS) baru untuk menjawab tingginya kebutuhan layanan operasi yang terus meningkat.

Rumah sakit rujukan utama di Kabupaten Serang tersebut kini memiliki enam ruang operasi baru.

Penambahan fasilitas ini diharapkan mampu mengurangi antrean panjang pasien, termasuk antrean bedah mulut yang selama ini bisa mencapai satu bulan.

Direktur RSUD Drajat Prawiranegara, dr. Rachmat Setiadi, mengatakan gedung IBS baru ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Baca juga: BREAKING NEWS Eks Kepala dan 5 Pegawai BPN Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Gratifikasi

"Contohnya bedah mulut, antreannya sampai satu bulan. Itu kasihan. Karena itu, kami coba fasilitasi agar pasien-pasien yang ada di rumah sakit bisa terlayani," ujar Rachmat usai peresmian gedung IBS baru, Rabu (20/5/2026).

Menurutnya, tingginya jumlah pasien terjadi karena RSUD Drajat Prawiranegara menjadi rumah sakit rujukan, bukan hanya untuk warga Kabupaten Serang, tetapi juga pasien dari Pandeglang, Rangkasbitung, Cilegon, hingga Kota Serang.

Rachmat menjelaskan, sebelumnya gedung IBS lama hanya memiliki lima ruang operasi. 

Nantinya, gedung lama tersebut akan dialihfungsikan menjadi ICU sentral untuk menambah kapasitas ruang perawatan intensif yang selama ini dinilai belum mencukupi.

"Alhamdulillah sekarang ada enam ruang operasi baru. IBS lama yang sebelumnya memiliki lima ruang operasi akan kami jadikan ICU sentral karena masih banyak pasien yang belum tertampung," katanya.

Gedung IBS baru dibangun bertingkat. Saat ini, pembangunan baru rampung di lantai empat dan lima, dengan masing-masing lantai memiliki tiga ruang operasi.

Total terdapat enam ruang operasi dan 12 tempat tidur yang kini siap digunakan. Ke depan, pihak rumah sakit menargetkan pengembangan layanan hingga lantai dua dan tiga agar kapasitas pelayanan semakin besar.

Dari sisi fasilitas, Rachmat memastikan seluruh sarana dan prasarana, khususnya di lantai empat, telah memenuhi standar kesehatan nasional.

Peralatan medis vital seperti meja operasi, lampu operasi, pendan, hingga ruang anestesi disebut sudah lengkap dan siap menunjang keselamatan pasien.

"Alhamdulillah, untuk lantai empat ini sudah sesuai standar kesehatan dan peralatannya lengkap," jelasnya.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved