Bupati Serang Ratu Zakiyah Bicara Soal Kunci Bentengi Anak di Era Digital, Berawal dari Rumah

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, menegaskan pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter dan akhlak anak sejak dini. 

Tayang:
TribunBanten.com/Muhammad Uqel Assathir
ZAKIYAH - Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah. 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, menegaskan pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter dan akhlak anak sejak dini. 

Menurutnya, pendidikan yang diberikan di lembaga pendidikan tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan dan implementasi yang berkelanjutan di lingkungan rumah.

Hal tersebut disampaikan Ratu Zakiyah usai menghadiri Wisuda Angkatan XXVI Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) LPPTKA-BKPRMI Kabupaten Serang Tahun 2026.

Ia mengatakan, pembentukan generasi yang berakhlakul karimah tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga pendidikan, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif orang tua di rumah.

"Semuanya berawal dari rumah. Misalnya, di lembaga pendidikan anak-anak sudah diberikan ilmu pengetahuan umum, diajarkan tentang akhlakul karimah dan syariat Islam. Namun, jika tidak ditindaklanjuti dan diimplementasikan di rumah, serta tidak ada sinergi antara pendidikan di sekolah dan keluarga, maka akan sulit mewujudkan anak-anak sesuai harapan kita," ujar Zakiyah dikutip dari keterangannya, Senin, (8/6/2026).

Baca juga: Intip LHKPN Terbaru Andra Soni: Harta Kekayaan Gubernur Banten Tembus Rp4 Miliar, Naik Rp756 Juta

Menurut dia, orang tua memiliki posisi strategis sebagai madrasah pertama bagi anak-anak.

Karena itu, pola asuh dan pendidikan yang diterapkan dalam keluarga sangat menentukan perkembangan karakter anak.

Ratu Rachmatuzakiyah menekankan pentingnya kolaborasi antara keluarga, lembaga pendidikan, dan lingkungan sekitar dalam mencetak generasi Qurani yang memiliki moral dan akhlak yang baik.

"Semua pihak harus berkolaborasi. Dengan demikian, cita-cita untuk melahirkan generasi qurani yang memiliki moral dan akhlak mulia, insya Allah dapat terwujud," katanya.

Selain itu, ia juga menyoroti tantangan yang dihadapi anak-anak di era digital, khususnya terkait penggunaan media sosial.

Menurutnya, pengawasan orang tua terhadap aktivitas anak di dunia digital menjadi hal yang sangat penting.

Ia mengingatkan agar orang tua tidak lengah dalam mendampingi anak saat mengakses berbagai platform digital yang berpotensi memberikan pengaruh positif maupun negatif.

Meski demikian, ia optimistis anak-anak yang telah dibekali pondasi moral dan nilai-nilai agama yang kuat akan mampu menyaring berbagai informasi yang diterima.

"Saya yakin ketika anak-anak sudah diberikan pondasi moral yang kuat, mereka akan mampu memfilter segala sesuatu yang mereka temui, termasuk di media sosial," pungkasnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved