Modus Jual Bebek, Pria di Serang Bawa Kabur Motor Korban, Begini Kronologinya
Warga Kabupaten Serang menjadi korban penipuan dan penggelapan sepeda motor oleh seorang pria berinisial D yang berpura-pura menjual bebek hidup
Penulis: Muhammad Uqel Assathir | Editor: Ahmad Haris
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Seorang warga asal Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, menjadi korban dugaan penipuan dan penggelapan sepeda motor oleh seorang pria berinisial D yang berpura-pura hendak menjual bebek hidup.
Sang korban bernama Madsuki, warga Kampung Kebon Jeruk, Desa Tirtayasa, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang.
Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan satu unit sepeda motor yang dibawa kabur pelaku.
Baca juga: Sungai Ciujung di Tirtayasa Serang Menghitam, Warga Ungkap Fakta Mencengangkan
Berdasarkan keterangan korban, peristiwa itu terjadi pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.
Pelaku awalnya datang ke rumahnya dengan maksud menawarkan hewan ternak berupa bebek hidup untuk dijual.
"Pelaku datang ke rumah saya menawarkan bebek hidup yang akan dijual. Karena pelaku tidak membawa kendaraan, kemudian meminta diantar untuk mengambil bebek tersebut," ujar Madsuki, Sabtu, (13/6/2026).
Karena sedang tidak dapat mengantar sendiri, Madsuki kemudian meminta bantuan anaknya, Raid, untuk mengantar pelaku menuju lokasi yang disebutkan pelaku di wilayah Tirtayasa.
Sesampainya di lokasi, pelaku meminta Raid turun dari sepeda motor dan menunggu dengan alasan hendak mengambil bebek yang akan dijual.
Namun, setelah menunggu lebih dari satu jam, pelaku tidak kunjung kembali.
Raid kemudian menyadari bahwa pelaku telah menghilang dengan membawa sepeda motor yang digunakan untuk mengantarnya.
Motor yang dibawa kabur pelaku diketahui merupakan Honda Supra Fit berwarna hitam dengan nomor polisi A 2234 AV.
Kendaraan tersebut memiliki nomor mesin HB31E1482761 dan nomor rangka MHIHBB31186K484450 atas nama pemilik Ma'mun.
Baca juga: SPMB Tangsel 2026, DPRD Ungkap Fakta 20 Ribu Pendaftar Berebut 9 Ribu Kursi SMP Negeri
Baca juga: Jaga Kepercayaan Masyarakat, Wakil Ketua DPRD Serang Siap Awasi SPMB 2026
"Sampai lebih dari satu jam kami menunggu, pelaku tidak kembali lagi. Ternyata motor yang digunakan anak saya sudah dibawa kabur," kata Madsuki.
Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material, dan berharap pihak kepolisian segera mengungkap identitas serta keberadaan pelaku.
Kasus tersebut kini telah dilaporkan kepada pihak berwenang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
| Sungai Ciujung di Tirtayasa Serang Menghitam, Warga Ungkap Fakta Mencengangkan |
|
|---|
| Sungai Ciujung di Tirtayasa Serang Bak Diselimuti Minyak Hitam, Warga: Terjadi Sejak Puluhan Tahun |
|
|---|
| Jaga Kepercayaan Masyarakat, Wakil Ketua DPRD Serang Siap Awasi SPMB 2026 |
|
|---|
| Resmi Diluncurkan, Dindikbud Kabupaten Serang Tegaskan SPMB Bahagia Bebas Pungli |
|
|---|
| Perda Pajak dan Retribusi Disahkan, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Serang Janji Awasi Pelaksanaannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-motor.jpg)