PDI Perjuangan Kota Serang Tegas Tolak Pilkada Dipilih DPRD
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Serang menegaskan sikap penolakan wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang dipilih melalui DPRD.
Penulis: Muhamad Rifky Juliana | Editor: Ahmad Tajudin
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Serang menegaskan sikap penolakan terhadap wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang dipilih melalui DPRD.
PDI Perjuangan menilai, Pilkada langsung merupakan fondasi utama demokrasi yang tidak boleh ditarik kembali ke ranah elit politik.
"Secara pribadi memandang nya dan saya sangat mengamini, sangat bahagia ketika PDI Perjuangan ada dalam posisi menolak Pilkada oleh DPRD," kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Serang, Mochamad Nasir, dikutip dari akun YouTube TribunBanten, Minggu (11/1/2026).
Nasir mengatakan kekuasaan politik harus memiliki legitimasi langsung dari masyarakat.
Legitimasi tersebut, kata dia, tidak bisa diwakilkan, karena keterlibatan rakyat dalam menentukan pemimpinnya merupakan prinsip paling mendasar dalam demokrasi.
Baca juga: INFO Cuaca Banten Hari Ini, Minggu 11 Januari 2026: Serang, Cilegon, Tangerang, Lebak-Pandeglang
"Jangan itu terkesan hanya pesta-pesta para elit. Keputusan MK pun sudah jelas bahwa pemilu ini harus langsung dipilih oleh masyarakat," ujarnya.
Selain itu, masyarakat juga memiliki peran penting dalam mengawal, mengawasi, mengkritik, maupun mendukung proses kepemimpinan kepala daerah.
"Maka saya berpikir bahwa tidak usahlah pemilukada atau pemilihan wali kota dan bupati itu dipilih oleh DPRD," jelas Nasir.
"Biarkan ini tetap dipilih oleh masyarakat secara langsung, biarkan demokrasi ini berproses dulu, apakah alasan efesiensi biaya dan segala macam," tambahnya.
Baca juga: Partai Buruh Tolak Wacana Pilkada Melalui DPRD, Said Iqbal : Potensi Politik Uang Bisa Lebih Brutal
Pria yang disapa Ocin menilai tidak ada alasan kuat untuk menggeser kembali mekanisme Pilkada ke DPRD.
Ia menegaskan bahwa dalam konteks otonomi daerah, ranah paling dasar adalah keterlibatan masyarakat secara langsung dalam memilih pemimpinnya.
Wacana tersebut muncul disuarakan partai Golkar Gerindra sebagai pemenang pemilu 2024, dengan alasan untuk memangkas biaya politik yang dinilai sangat besar dalam pilkada langsung.
Ocin meyakini bahwa sikap tegas PDI Perjuangan di tingkat pusat telah melalui kajian mendalam dan merupakan cerminan dari aspirasi masyarakat luas.
Menurutnya, DPP PDI Perjuangan tidak mungkin mengambil sikap tanpa mendengar suara masyarakat di akar rumput.
"DPP partai pasti sudah mengkaji dan saya yakin tangkapan nya pasti tangkapan dari masyarakat, keinginan besar masyarakat itu pasti untuk dipilih secara langsung," ungkapnya.
Karena itu, PDI Perjuangan, termasuk DPC Kota Serang, akan konsisten membersamai aspirasi rakyat dan berdiri tegas menolak Pilkada yang dipilih oleh DPRD.
"Tidak ada alasan PDI Perjuangan untuk tidak berdiri menolak Pilkada oleh DPRD. Harus tegas berdiri," pungkas Nasir.
| Bupati dan Wabup Lebak Tegas Tolak Kepala Daerah Dipilih DPRD: Jangan Sampai Hak Rakyat Dikebiri |
|
|---|
| Demokrasi Tak Harus Langsung, DPRD Jawaban Pilkada Mahal |
|
|---|
| Demo Hari Ini di Banten: Mahasiswa Tangerang Turun ke Jalan Tolak Wacana Pilkada Tak Langsung |
|
|---|
| Partai Buruh Tolak Wacana Pilkada Melalui DPRD, Said Iqbal : Potensi Politik Uang Bisa Lebih Brutal |
|
|---|
| Daftar Lengkap Susunan Nama Ketua, Sekretaris dan Bendahara DPC PDIP se-Provinsi Banten 2025-2030 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Ketua-DPC-PDI-Perjuangan-Kota-Serang-Mochamad-Nasir-saa.jpg)