Program Satu Kelurahan Satu Sarjana di Kota Serang Sasar Warga Berprestasi dan Tidak Mampu

Pemerintah Kota (Pemkot) Serang berencana meluncurkan program "Satu Kelurahan Satu Sarjana" pada tahun 2026.

Tayang:
TribunBanten.com/Muhamad Rifky Juliana
SERANG CERDAS - Wali Kota Serang Budi Rustandi dan Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia. Pemkot Serang berencana meluncurkan program "Satu Kelurahan Satu Sarjana" pada tahun 2026, Senin (25/5/2026). 

‎TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang berencana meluncurkan program "Satu Kelurahan Satu Sarjana" pada tahun 2026.

‎Satu Kelurahan Satu Sarjana merupakan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kota Serang.

‎Program tersebut salah satu janji politik Wali Kota Serang Budi Rustandi dan Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia yaitu "Serang Cerdas.

‎Wali Kota Serang, Budi Rustandi mengatakan pemerintah daerah akan menanggung biaya pendidikan bagi warga yang ingin melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi.

‎"Ini program daripada peningkatan mutu SDM bagi warga Kota Serang, ketika warga yang tidak mampu, tidak ingin sekolah, kita pakai program itu dan biayanya ditanggung oleh pemerintah," katanya, Senin (25/5/2026).

Baca juga: Ada Pemeliharaan Listrik di Serang Hari Ini, Selasa 26 Mei 2026 : Cek Jadwal dan Lokasi Terdampak

Ia menjelaskan program tersebut bagian dari visi pemerintahannya bersama wakil wali kota dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan hingga infrastruktur.

‎"Dan ini adalah wujud daripada program saya dan Pak Agis mensejahterakan seluruh masyarakat dari semua item, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan lain-lain. Ini kita berupaya mencicil semuanya," jelas Budi.

‎Adapun mengenai penerima program itu, pemerintah daerah sedang menyusun kajian teknis dan persyaratan melalui peraturan wali kota (perwal).

‎"Tentunya nanti bagian daripada persyaratan dengan kajian teknis persyaratannya apa saja yang masuk ke dalam program tersebut, nanti ada kajiannya lewat perwal," ucapnya.

‎Tak hanya itu, bahkan Pemkot Serang berencana juga meluncurkan program "Satu Kecamatan Satu Dokter".

‎"Satu kelurahan satu sarjana, itu kan program saya dan Pak Agis, insya Allah akan dilaksanakan tahun ini. Tahun 2027 akan saya tambahkan lagi satu kecamatan satu dokter, karena biaya dokter lebih besar lagi," ujar Budi.

‎Program "Satu Kelurahan Satu Sarjana" dijadwalkan mulai diluncurkan bulan depan karena anggarannya sudah tersedia.

‎"Kalau yang dokter itu tahun depan karena kita belum menganggarkan. Tapi kalau untuk sarjana di bulan depan sudah bisa launching, karena sudah ada anggarannya kalau itu," pungkasnya.

‎Sementara itu, Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia mengatakan program tersebut akan dijalankan melalui kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) dan Universitas Prima Graha (UPG). 

‎Pemkot Serang juga membuka peluang menggandeng kampus lain.

‎"Kerja sama dengan kampus salah satunya Untirta dan UPG. Nanti ada beberapa kampus lainnya juga, saat ini masih dalam proses," kata Agis.

‎Menurut Agis, bantuan pendidikan itu akan diprioritaskan bagi calon mahasiswa berprestasi yang terkendala kondisi ekonomi. 

‎Pemerintah juga tengah menyusun skema seleksi agar program tepat sasaran.

‎"Prioritas kita berprestasi tapi tidak mampu. Jadi dia berprestasi dan memang secara ekonomi kurang mampu," ujarnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved