UT Serang Gelar Workshop P5 Terintegrasi MBG, Guru PAUD Banten Belajar Merancang Masa Depan

Aula TK Global Indonesia School di Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, pada 25 Mei 2026, dipenuhi oleh semangat dan antusiasme yang luar biasa.

Tayang:
Editor: Ahmad Tajudin
Dok. Ist/UT
UNIVERSITAS TERBUKA - Universitas Terbuka (UT) Serang melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) menyelenggarakan “Workshop Pendampingan Pembuatan Modul Ajar P5 Terintegrasi dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)”. 

Indriyani menyoroti sifat ilmu yang disampaikan dalam workshop ini: praktis, langsung dapat dipraktikkan, dan mudah disesuaikan dengan kondisi PAUD masing-masing peserta. Ia mendorong seluruh rekan guru untuk tidak hanya menyimpan ilmu ini untuk diri sendiri, tetapi juga menyebarluaskannya kepada rekan-rekan di PAUD lain yang belum berkesempatan hadir.

Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Tim PkM UT Serang dan PKG Kolase yang ia wakili pun menjadi penanda dimulainya kolaborasi formal yang diharapkan terus tumbuh dan menghasilkan dampak nyata bagi anak-anak Kramatwatu.

“Semoga ilmu yang kita dapatkan hari ini benar-benar bermanfaat bagi anak-anak didik kita. Ilmu ini praktis dan dapat langsung dipraktikkan di PAUD masing-masing — jangan hanya disimpan, tapi disebarkan, didiseminasikan, karena manfaatnya sangat besar bagi perkembangan anak usia dini kita.” tekannya.

Sesi materi dibuka oleh Dr. Mutoharoh, M.Pd tampil membawakan dua sesi beruntun: “Integrasi MBG dalam P5” dan “Bedah Contoh Modul Ajar MBG-P5”.

Interaksi antara narasumber dan peserta terasa hidup, banyak guru yang spontan mengajukan pertanyaan, berbagi pengalaman di kelas, dan bersemangat mencatat setiap poin yang disampaikan.

Dr. Mutoharoh memandu peserta memahami bagaimana program nasional MBG dapat dijalin secara organik ke dalam enam dimensi Profil Pelajar Pancasila. Sesi bedah modul menjadi klimaks pagi hari. Para guru diajak menelaah contoh modul ajar MBG-P5 secara langsung, dari tujuan pembelajaran hingga asesmen formatif.

“P5 memberikan keleluasaan luar biasa bagi guru untuk berkreasi. MBG adalah konteks yang kaya: ada gotong royong saat anak makan bersama, ada Bhinneka Tunggal Ika saat mengenal pangan dari berbagai daerah, ada akhlak mulia saat mengucap syukur sebelum makan. Guru tinggal merangkai kisah itu dengan cermat dalam sebuah modul.” Ujarnya.

Antusiasme peserta semakin terasa saat Ati Rastiani, S.Gz, Ahli Gizi dari Dapur MBG, yang membawakan Materi 1 bertajuk “Filosofi MBG dan Urgensi Gizi Anak”. Paparan Ati langsung menyentuh perhatian peserta sejak awal — ia mengurai mengapa Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar kebijakan distribusi pangan, melainkan sebuah gerakan pendidikan gizi untuk membangun generasi sehat dari usia paling dini.

Para guru terlihat antusias menyimak setiap data dan ilustrasi yang disampaikan. Banyak yang mengangguk ketika Ati menyebutkan fenomena picky eater dan tingginya sisa makanan di sekolah sebagai tantangan nyata yang mereka hadapi sehari-hari.

Konsep food literacy sejak dini yang ia tawarkan pun disambut sebagai solusi yang masuk akal dan langsung bisa diaplikasikan.

“Anak yang tumbuh dengan gizi seimbang bukan hanya sehat fisiknya. Ia juga lebih siap belajar, lebih stabil emosinya, dan lebih mudah tumbuh menjadi individu berkarakter. MBG bukan program makan gratis biasa; ini adalah investasi peradaban yang kita tanamkan satu piring demi satu piring.” Katanya.

Memasuki sesi siang setelah ISHOMA, para guru kembali ke ruangan dengan semangat yang tidak surut.

Sesi dipandu oleh Mohamad Arif Rahmansyah, M.Pd. yang mengambil peran sebagai fasilitator sekaligus pendamping utama workshop.

Kegiatan diawali dengan pembagian kelompok berdasarkan tema sekolah masing-masing melalui metode yang cair dan menyenangkan, sehingga suasana ruangan segera berubah menjadi lebih dinamis dan interaktif.

Guru-guru yang sebelumnya menyimak materi kini aktif bergerak, berdiskusi dalam kelompok, dan mulai menuangkan berbagai ide kreatif ke dalam draft modul yang sedang disusun.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved