Penampakan Tenda Biru Misterius di Perbatasan Jabar-Banten: Diduga Lapak Tambang Emas Ilegal 

Google Maps kembali memperlihatkan penampakan tenda biru yang menyerupai permukiman di perbatasan Jawa Barat dan Banten. 

Penulis: Misbahudin | Editor: Ahmad Haris
Foto tangkapan layar Google Maps
Google Maps kembali memperlihatkan penampakan tenda biru yang menyerupai permukiman di perbatasan Jawa Barat dan Banten. 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Misbahudin 

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Google Maps kembali memperlihatkan penampakan tenda biru yang menyerupai permukiman di perbatasan Jawa Barat dan Banten

Berdasarkan titik Google Maps, keberadaan tenda biru tersebut tidak jauh dari area Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS)

Diduga tenda biru itu merupakan tempat mengelola tembang emas secara ilegal.

Baca juga: Polda Banten Ringkus Pemasok Sianida ke Tambang Emas Ilegal

Salah satu warga Citorek yang tidak ingin disebutkan namanya membenarkan, bahwa tenda biru tersebut merupakan tempat mengelola tambang emas.

Ia menyebut, keberadaan tenda biru itu berada di perbatasan Jawa Barat dan Banten

"Iya benar, itu pengelolaan tambang emas di perbatasan Jawa Barat dengan Banten," katanya dalam sambungan telepon, Selasa (21/10)2025). 

Ia mengaku sudah pernah mengunjungi lokasi tenda biru tersebut, dan benar bahwa itu tempat pengelolaan tambang emas

"Waktu itu pernah ke sana sekali, karena saya juga merasa penasaran. Pas saya ke situ benar, tempat pengelolaan emas," ujarnya.

"Malah lebih parah di situ, dibandingkan di wilayah Citorek."

"Mereka bukan hanya mengelola tambang saja, tapi mereka juga tinggal di sana juga."

"Itu bos-bos Gunung Julang cukong-cukong besar," sambungnya. 

Menurutnya, lokasi tenda biru itu merupakan hulu sungai Ciberang. 

"Kalau tidak salah itu masuk area hutan lindung TNGHS yah. Pokonya hulu sungai Ciberang saja," ujarnya.

"Itu bukan hulu sungai Ciberang saja, tapi Cimadur dan Cisimeut. Dan semuanya ilegal," sambungnya. 

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved