Pergerakan Tanah Melanda Desa Cidikit Bayah Lebak, 12 Rumah Rusak Berat
Pergerakan tanah terjadi di Kampung Cipetir, Desa Cidikit, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (3/1/2026) sore.
Penulis: Misbahudin | Editor: Ahmad Tajudin
TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Pergerakan tanah terjadi di Kampung Cipetir, Desa Cidikit, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Sabtu (3/1/2026) sore.
Insiden itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, akibat intensitas hujan tinggi mengguyur wilayah tersebut.
Setidaknya ada 12 unit rumah milik warga mengalami rusak berat, akibat pergerakan tanah tersebut.
"Iya abis Ashar itu kejadiannya kemarin," ujar Farid, relawan Desa Cidikit dalam sambungan telepon, Minggu (4/1/2026).
Farid mengatakan, tidak ada korban jiwa dari peristiwa tersebut.
"Korban tidak, hanya 12 rumah warga saja yang terdampak rusak berat," katanya.
Baca juga: Libur Tahun Baru 2026, Kunjungan Wisata ke Pantai Kelapa Warna Lebak Anjlok 70 Persen
Menurut Farid, dampak pergerakan tanah hampir satu Kampung Cipetir.
"Hampir satu pemukiman itu mah parah," ujarnya.
Saat dikonfirmasi, Sekertaris BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama membenarkan terkait peristiwa tersebut.
"Iya pergerakan tanah kemarin, relawan kami masih di lokasi," katanya dalam sambungan telepon.
Terkait adanya keretakan satu Kampung akibat pergerakan tanah, Febby mengaku tengah melakukan verifikasi di lapangan.
"Keretakan lain sedang diselidiki, karena mungkin ada keretakan lama dan keretakan baru. Nah ini sedang di selidiki," katanya.
Febby mengakui, bahwa wilayah Cidikit sering mengalami pergerakan tanah, dimungkinkan adanya penurunan kualitas lingkungan kurang baik.
Bahkan, awal tahun 2025 lalu pergerakan tanah juga terjadi di wilayah Cidikit yang menyebabkan dua kampung terdampak.
"Memang kalau liat data, Cidikit ini sering mengalami pergerakan tanah, dan longsor . Karena mungkin kualitas lingkungannya kurang baik. Termasuk tahun lalu juga sama," ucapnya.
Febby mengaku akan menulusuri historis faktor penyebab terjadinya pergeseran tanah di wilayah Cidikit.
"Kami sedang mencari data untuk mengsinkronkan lima tahun terkahir bencana alam. Apakah mengalami lonjakan atau tidak, kalau terjadi lonjakan berarti ada pemicu lainya," ujarnya.
BPBD Lebak menghimbau warga Cidikit untuk selalu waspada dan berhati-hati di tengah cuaca ekstrem saat ini.
"Tetap waspada dan berhati-hati. Utamanya siap siaga dalam kondisi apapun," pungkasnya.
| Kisah Ibu Nining, Tinggal Menumpang Usai Rumah Roboh Kini Dapat Bantuan RTLH dari Pemkab Serang |
|
|---|
| Dinsos Akui Terkendala DTSEN, Bantuan Bedah Rumah Nenek Saniah Korban Rumah Roboh di Lebak Tertunda |
|
|---|
| Nasib Pilu Saniah, Nenek 70 Tahun Tertimpa Rumah Roboh di Lebak, Tubuh Luka Terkubur Puing Bangunan |
|
|---|
| 32 Rumah di Bayah Lebak Terancam Roboh, Tujuh KK Sudah Mengungsi |
|
|---|
| Kesaksian Tetangga: Detik-detik Rumah Warga Kragilan Serang Ambruk, Ada Suara Gemuruh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/rumah-roboh-pergerakan-tanah.jpg)