Respons Ketua Komisi II DPRD Lebak soal Penerapan Gate Parkir Pasar Sampay yang Dikeluhkan Pedagang

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Lebak, Ade Andriana, mengaku tidak mengetahui terkait rencana penerapan kembali gate parkir yang berada di Pasar Sampay

Tayang:
Penulis: Misbahudin | Editor: Ahmad Tajudin
TribunBanten.com/Misbahudin
Gate parkir yang ada di Pasar Sampay, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, akan kembali diterapkan, Senin (2/2/2026) 

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Lebak, Ade Andriana, mengaku tidak mengetahui terkait rencana penerapan kembali gate parkir yang berada di Pasar Sampay, Kecamatan Warunggunung. 

Pernyataan tersebut disampaikan Ade Andriana, saat diminta tanggapan keluhan para pedagang terkait penerapan gate parkir di Pasar Sampay

Perlu diketahui, Komisi II DPRD Kabupaten Lebak  bermitra dengan sejumlah dinas yang membidangi urusan perekonomian dan keuangan, termasuk pengawasan penerimaan pajak daerah, retribusi, serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) hingga keuangan daerah.

Sebelumnya, sejumlah para pedagang di Pasar Sampay menyatakan keberatan ketika gate parkir kembali diterapkan. Pasalnya hal itu akan berdampak terhadap minat para pengunjung datang ke Pasar Sampay

"Tidak tahu menahu kami, tidak ada konfirmasi ke Komisi II. Tapi gak tahu ke dewan yang lain" ujarnya dalam sambungan telepon, Jumat (6/2/2026). 

Politisi PKB itu menyatakan tidak bisa memberikan komentar lebih soal kebijakan gate parkir yang rencana kembali diterapkan. 

"Kita ditanya sama wartawan, sama warga, kan malu. Tahu-tahu mau diaktifkan lagi. Enggak tahu kebijakan itu," katanya. 

"Harusnya ada komunikasi, kalau menghargai DPRD. Mungkin bisa menyelesaikan sendiri." 

"Mungkin nanti sama pimpinan dipertimbangkan," pungkasnya. 

Baca juga: Pedagang Pasar Sampay Lebak Protes Gate Parkir, Khawatir Mengurangi Jumlah Pengunjung


Respons pedagang Pasar Sampay 

Salah satu pedagang, Supriadi, mengaku keberatan dengan rencana penerapan gate parkir karena khawatir akan berdampak pada jumlah pengunjung.

"Yang dulu-dulu saja sudah sepi, omset turun. Pembeli yang mau beli sambel Rp5 ribu juga harus bayar parkir Rp2 ribu, akhirnya banyak yang enggak datang ke pasar, tapi beli ke warung," ujarnya.

Menurut Supriadi, Pemkab Lebak sebaiknya mempertimbangkan kondisi Pasar Sampay sebelum memasang gate parkir.

"Kalau pengunjung sudah banyak seperti di perkotaan mungkin tidak berpengaruh. Tapi kalau dipasang sekarang pasti ada dampaknya," tambahnya.

"Lebih baik perbaiki fasilitas yang ada, supaya masyarakat mau belanja ke Pasar Sampay. Biar aman, nyaman, dan tidak kumuh," sambungnya. 

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved