Anak SD di Cibeber Lebak Diduga Disiksa Ibu Tiri, Mengaku Dicakar hingga Berdarah
Beredar sebuah video yang memperlihatkan seorang anak perempuan di Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten, menjadi korban kekerasan rumah tangga
Penulis: Misbahudin | Editor: Ahmad Tajudin
TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Beredar sebuah video yang memperlihatkan seorang anak perempuan di Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten, diduga menjadi korban kekerasan rumah tangga diduga oleh ibu tiri.
Dalam sebuah video, terlihat anak perempuan tersebut tengah ditanya oleh warga terkait kekerasan yang dialami anak tersebut.
Warga tersebut menanyakan kepada anak perempuan itu, apa yang pertama kali dilakukan oleh ibunya kepada dirinya.
Anak perempuan itu pun menjawab dicakar dan menunjukkan ada bekas luka pada bagian pipi.
"Ada lah, darah banyak," jawab anak yang tengah ditanya oleh warga.
Warga itu pun kemudian bertanya kembali kapan kejadian kekerasan itu terjadi?
Anak itu menjawab pada saat bulan puasa.
"Hari puasa, berdarah dicolok," katanya.
Baca juga: Nasib Malang Bocah di Pandeglang, Jadi Korban Eksploitasi dan Pencabulan Ayah Kandung hingga Hamil
Tak hanya itu, terlihat dalam sebuah foto yang memperlihatkan bercak merah luka pada bagian dada.
Saat dikonfirmasi, salah seorang warga Kecamatan Cibeber yang tidak ingin disebutkan namanya membenarkan terkait adanya peristiwa tersebut.
"Katanya menurut tetangga dekat temen saya, disiram air panas yang digambar itu, terus kalau yang dimuka dicakar emanya. Makanya ditanya tetangganya ngaku," ujarnya dalam sambungan telpon, Jumat (17/4/2026).
"Uang jajan juga gak pernah dikasih, terus suka dikasih sama temen-temennya iuran jajan buat anak itu," tambahnya.
Ia mengatakan, korban sekarang ini duduk di bangku kelas lima SD yang ditinggalkan ibunya meninggal dunia.
"Kelas lima SD. Lebaran juga gak diajak ke Serang anak-anak itu ditinggal. Karena mereka (Orang tuanya) punya rumah di Serang," katanya.
"Malem-malem pada nangis, tetangga juga bertanya kenapa, ternyata mereka lapar, gak ada beras di rumahnya," tambahnya
| 267 Unit Rumah Tak Layak Huni di Lebak Diperbaiki Tahun Ini, 42 Ribu RTLH Lain Masih Menanti |
|
|---|
| Pemkab Lebak Terbitkan SE Pengelolaan Sampah, Semua Pihak Diminta Terlibat Aktif |
|
|---|
| Polisi Gerebek Gudang Oplosan Elpiji di Lebak, Negara Rugi Rp626 Juta |
|
|---|
| Profil Dadan Setiawan, Aktivis HMI Jadi Ketua DPD PAN Lebak Periode 2026-2030 |
|
|---|
| Referensi SPMB Banten! Ini 10 SMA Negeri dan Swasta Terbaik dan Berprestasi di Lebak Tahun 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-anak-hilang.jpg)