Nasib PPPK Paruh Waktu di Lebak, Ada Guru Digaji Rp500 Ribu Sebulan, Ini Kata Pemkab
Nasib PPPK paruh waktu di Lebak jadi sorotan setelah ada guru yang hanya digaji Rp500 ribu per bulan. Pemkab Lebak mengaku tak bisa naikan gaji.
Penulis: Misbahudin | Editor: Abdul Rosid
“Dari sisi aturan maupun historis, mengapa status mereka menjadi ASN dengan take home pay eksisting yang mereka terima sewaktu honorer,” ujar Halson saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (12/5/2026).
Menurut Halson, kenaikan gaji PPPK paruh waktu belum bisa dilakukan secara mudah karena dapat membebani APBD Kabupaten Lebak.
Apalagi, kata dia, belanja pegawai berpotensi meningkat di tengah banyaknya program prioritas daerah, mulai dari pendidikan, kesehatan hingga pembangunan infrastruktur.
“Tentu tidak mudah menaikkan gaji PPPK paruh waktu di tengah efisiensi APBD seperti saat ini,” jelasnya.
Meski begitu, Pemkab Lebak mengklaim tetap berupaya memperjuangkan kesejahteraan PPPK paruh waktu, salah satunya melalui pemberian THR dan kerja sama dengan Taspen.
“Mereka paham dan akan menyampaikan ke rekan-rekan lainnya,” pungkasnya.
| Apdesi Beberkan Biaya Pelatihan KDMP, Pandeglang Terbesar Rp15 Juta per Desa, Transfer ke PT GSK |
|
|---|
| Nasib Guru PPPK Paruh Waktu di Lebak: Ada yang Digaji Rp500 Ribu per Bulan |
|
|---|
| Nabil Jayabaya Tepati Janji, Jalan Rusak 100 Meter di Cilangkap Lebak Dibeton Pakai Uang Pribadi |
|
|---|
| Pengumuman BPN Lebak : Pembatalan Sertifikat Atas Nama Pemohon Bariumanto |
|
|---|
| Nabil Jayabaya Didorong Jadi Ketua Kadin Lebak, Pengusaha Muda Beri Dukungan Penuh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Pelaksana-Tugas-Plt-Sekretaris-Daerah-Sekda-Kabupaten-Le.jpg)