Makan Bergizi Gratis

Gema Tani di Pandeglang Garap Kebun Percontohan untuk Suplai Program Makan Bergizi Gratis

Gerakan Masyarakat (Gema) Tani di Kabupaten Pandeglang, menggarap kebun percontohan. 

Tayang:
Penulis: Misbahudin | Editor: Ahmad Tajudin
Dok/Pribadi
Gerakan Masyarakat (Gema) Tani di Kabupaten Pandeglang, menggarap kebun percontohan.  

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Gerakan Masyarakat (Gema) Tani di Kabupaten Pandeglang, menggarap kebun percontohan. 

Nantinya, kebun percontohan akan difungsikan untuk menyuplai bahan baku dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Pandeglang

Munculnya Gema Tani diinisiasi oleh anggota DPRD Pandeglang, Mulyadi

Politisi PKB itu mengatakan, gerakan Gema Tani dibentuk tahun 2007 jauh sebelum dirinya menjabat sebagai anggota DPRD Pandeglang

"Kalau Gema Tani sebelum saya menjadi anggota DPRD itu sudah ada, karena saya awalnya bertani," katanya dalam sambungan telepon, Selasa (9/12/2025). 

Mulyadi mengungkapkan, munculnya ide kebun percontohan berawal dari kegelisahan dirinya melihat potensi yang ada di Pandeglang, di tengah gencar-gencarnya program MBG. 

"Awalnya memang dari kegelisahan itu. Makanya kita membuat terobosan baru. Lahannya ada, pembelinya juga ada," katanya.

Baca juga: Minta SPPG di Pandeglang Serap Bahan Baku dari Lokal, Wabup Iing : Biar Perekonomian Bisa Berputar

"Tambah lagi potensi pertanian dan perikanan di Pandeglang cukup lumayan bagus, dan ini peluang bagi masyarakat." 

"Kami juga tidak ingin program MBG ini terhambat, hanya karena kebutuhan bahannya tidak ada," sambungnya. 

Mulyadi mengungkapkan, dengan adanya kebun percontohan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk bertani. 

Sehingga ke depan, kebutuhan dapur MBG di Pandeglang bisa di suplai dari hasil pertanian masyarakat. 

"Nanti hasilnya buat suplai dapur MBG. Misalnya, ada selada, wortel, buncis, timun, caisim dan kacang panjang," ujarnya.

Lanjut, kebun percontohan sudah tersebar di beberapa wilayah di Pandeglang dengan luas enam hektar. 

"Kalau dijumlahkan semuanya enam hektar, karena banyakan juga yang garapnya," katanya. 

Mulyadi berharap kepada para petani di Pandeglang, agar lebih semangat dalam bertani. 

"Karena sekarang kan pembeli nya sudah ada, tinggal semangat berjuang kita sarja," pungkasnya. 

 

 

 

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved