Respons Ketua DPRD Pandeglang soal Warga Sobang Swadaya Perbaiki Jalan Rusak Sudah 30 Tahun
Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang, Agus Khotibul Umam, menanggapi terkait aksi warga Desa Teluk Lada, Kecamatan Sobang melakukan swadaya perbaiki jalan
Penulis: Misbahudin | Editor: Ahmad Tajudin
TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang, Agus Khotibul Umam, menanggapi terkait aksi warga Desa Teluk Lada, Kecamatan Sobang yang melakukan swadaya memperbaiki akses jalan rusak parah.
Sebelumnya, warga Kampung Kalapa Cagak, Desa Teluk Lada, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, terpaksa melakukan swadaya untuk memperbaiki akses jalan rusak karena selama 30 tahun belum tersentuh pembangunan.
Jalan rusak itu menghubungkan tiga kecamatan, yakni Panimbang, Angsana dan Sukaresmi.
Lantaran jalan itu rusak, aktivitas warga, mulai dari petani, pelajar, hingga pedagang, kerap terganggu.
Politisi Golkar itu menegaskan, adanya warga yang melakukan swadaya memperbaiki jalan rusak harus menjadi perhatian pemerintah daerah.
Terlebih, akses jalan yang diperbaiki warga sudah 30 tahun lamanya tanpa tersentuh pembangunan.
"Harus jadi perhatian pemerintah daerah. Karena tugas pemerintah harus hadir untuk masyarakatnya," tegasnya dalam sambungan telepon, Kamis (15/1/2026).
Baca juga: 30 Tahun Tak Diperbaiki Negara, Warga Sobang Pandeglang Swadaya Bangun Jalan Rusak
"Apalagi sudah lama begitu. Dengan cara apapun itu mah," sambungnya.
Menurutnya, jika pemerintah daerah tahun sekarang tidak bisa menangani, maka tahun depan bisa direncanakan.
"Ya paling tidak harus hadir. Paling tidak mereka diakui, dan merasa ada perhatian pemerintah gitu," ujarnya.
"Kalau tidak sekarang, tahun depan dianggarkannya," sambungnya.
Sebelumnya, warga melakukan aksi swadaya memperbaiki akses jalan rusak
Salah seorang warga, Ubid, mengatakan perbaikan jalan dilakukan karena warga sudah terlalu lama menunggu perhatian pemerintah. Menurutnya, kondisi jalan yang rusak sering menimbulkan kecelakaan dan menghambat mobilitas masyarakat.
“Ini partisipasi masyarakat Kampung Kalapa Cagak yang sudah haus dengan jalan yang layak. Perbaikan ini murni swadaya warga,” ujar Ubid saat dikonfirmasi, Senin (12/1/2026).
Ia menambahkan, karena jalan tersebut merupakan jalan kabupaten yang menghubungkan beberapa wilayah, dampaknya dirasakan oleh banyak warga lintas kecamatan.
| Pemkot Tangsel Gelontorkan Rp65 Miliar, Perbaikan Jalan dan Drainase di Kota Serang Dikebut 2026 |
|
|---|
| Kebut Perbaikan Jalan Rusak di Perbatasan Kota–Kabupaten Serang, Wali Kota Budi : Parah Banget! |
|
|---|
| Jalan Menuju Wisata Baduy Diperbaiki, DPUPR Lebak Tangani 3,6 Km Ruas Jalan |
|
|---|
| Gugatan Rp100 M Dikabulkan Gubernur Banten, Tukang Ojek Pandeglang Al Amin Maksum Dapat Apa? |
|
|---|
| Bupati Serang Datangi Jalan Rusak 2 KM di Waringinkurung, Langsung Perintahkan Perbaikan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Ketua-DPRD-Kabupaten-Pandeglang-Agus-Khotibul-Umam-menanggapi-t.jpg)