Berita Pemkot Tangsel

Cegah Kecurangan SPMB 2026, Pemkot Tangsel Perkuat Sistem dan Libatkan Kominfo

Pemkot Tangerang Selatan mematangkan persiapan SPMB 2026 dengan memperkuat sistem digital guna mencegah kecurangan

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Ade Feri | Editor: Abdul Rosid
Ade Feri/TribunBanten.com
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan - Pemkot Tangerang Selatan mematangkan persiapan SPMB 2026 dengan memperkuat sistem digital guna mencegah kecurangan seperti suap dan manipulasi data. 

Laporan wartawan TribunBanten.com Ade Feri Anggriawan

TRIBUNBANTEN.COM, TANGSEL - Menjelang pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai mematangkan berbagai persiapan. 

Salah satu fokus utama yang menjadi perhatian adalah mengantisipasi potensi kecurangan yang kerap muncul dalam proses penerimaan siswa baru.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan menegaskan, bahwa pihaknya tidak ingin praktik-praktik curang seperti suap maupun permainan sistem kembali terjadi dalam SPMB tahun ini.

Baca juga: Sempat Berpolemik, Jalan Serpong-Parung Segera Ditetapkan sebagai Jalan Provinsi Banten

Karena itu, lanjut Pilar, penguatan sistem menjadi langkah penting yang tengah disiapkan.

Menurutnya, pemerintah kota akan memastikan sistem penerimaan berjalan aman dan tidak mudah ditembus pihak-pihak yang ingin berbuat curang.

“Nanti saya akan panggil Dinas Pendidikan untuk melihat sejauh mana persiapannya," ujarnya kepada TribunBanten.com, Selasa (28/4/2026).

"Yang pasti, Dinas Kominfo juga harus memperkuat sistemnya. Jangan sampai bocor dan jangan sampai bisa diotak-atik,” jelasnya.

Ia menegaskan, dirinya bersama Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie akan bersikap tegas apabila ditemukan celah dalam sistem yang memungkinkan terjadinya manipulasi data.

“Saya sama Pak Wali paling marah kalau sistem itu diotak-atik atau tidak kuat sehingga bisa diterobos orang. Jangan sampai terjadi," tegasnya.

"Karena ini penting sekali, siapa pun yang diterima harus clear and clean datanya, sesuai aturan,” ucap Pilar.

Selain memperkuat sistem, Pemkot Tangsel juga menyiapkan strategi lain untuk menekan potensi kecurangan, yakni dengan menggandeng sekolah swasta. 

Selama tiga tahun terakhir,  kerja sama ini dinilai efektif dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

Pilar menjelaskan, saat ini terdapat sekitar 90 sekolah swasta yang telah bekerja sama dengan Pemkot Tangsel. 

Melalui program tersebut, ribuan siswa bisa mengenyam pendidikan secara gratis.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved