Aksi Heroik Damkar Tangsel Selamatkan Burung Nuri Peliharaan Lepas dan Bertengger di Pohon 15 Meter
Aksi heroik petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan menarik perhatian warga saat mengevakuasi seekor burung nuri
TRIBUNBANTEN.COM - Aksi heroik petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan menarik perhatian warga saat mengevakuasi seekor burung nuri peliharaan milik warga yang terlepas di kawasan Anggrek Loka BSD, Serpong, Rabu (20/5/2026).
Burung tersebut sempat bertengger di atas pohon dengan ketinggian sekitar 15 meter dan sulit dijangkau.
Dalam proses evakuasi, petugas rescue harus bekerja ekstra karena burung terus berpindah dari satu pohon ke pohon lainnya.
Untuk memudahkan penyelamatan, tim damkar bahkan mengerahkan satu unit mobil pemadam dan menggunakan teknik semprotan air bertekanan rendah agar burung tidak terbang semakin jauh.
Proses penyelamatan berlangsung dramatis karena burung terus berpindah-pindah dari satu pohon ke pohon lainnya setiap kali didekati petugas rescue.
Danru Rescue Alpha Damkar Tangerang Selatan, Darussalam mengatakan pihaknya menyisir area sekitar lokasi untuk memantau posisi burung agar tidak terbang semakin jauh dari kawasan permukiman warga.
“Proses evakuasi berhubung si burung sering berpindah dari pohon satu ke yang lain, keberadaan tinggi, jadi kita punya unit armada tempur,” ujar Darussalam di Serpong, Tangsel, Rabu (20/5/2026).
Baca juga: Anies Baswedan Soroti Rupiah Anjlok, Ekonomi Memburuk: Berhentilah Memberi Obat Tidur kepada Publik
Karena kesulitan menjangkau burung yang berada di ketinggian, petugas akhirnya mendatangkan satu unit mobil pemadam ke lokasi evakuasi.
Dengan menggunakan semprotan air bertekanan rendah, petugas berupaya membatasi pergerakan burung agar tidak mampu terbang terlalu jauh.
“Jadi kita dengan teknik disemprot dibasahi jadi burung gak bisa terbang lagi, baru kita bisa panjat rescue,” kata Darussalam.
Setelah beberapa kali berpindah tempat, burung nuri tersebut mulai kelelahan dan sempat tersangkut di ranting pohon saat mencoba terbang kembali.
Melihat kondisi itu, petugas rescue langsung memanjat pohon dengan penuh kehati-hatian untuk menghindari risiko jatuh dari ketinggian belasan meter.
“Estimasi ketinggian kurang lebih 13 sampai 15 meter ketinggian burung tersebut,” ungkap Darussalam.
Suasana sempat menegangkan ketika petugas harus menjaga keseimbangan sambil berusaha menangkap burung yang terus bergerak di atas ranting pohon.
Setelah upaya cukup panjang, petugas akhirnya berhasil mengamankan burung nuri bayan tersebut dan membawanya turun dengan selamat.
“Betul, karena pemilik ada mendampingi kita,” ujar Darussalam.
Darussalam mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menjaga hewan peliharaan.
“Saya berharap pemilik peliharaan tidak lalai, apabila memiliki peliharaan dijaga jangan sampai lepas,” pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di Tribuntangerang.com
| Penyakit Aorta Kompleks Bisa Mematikan dalam Hitungan Jam, Dokter di Tangsel Ungkap Gejalanya |
|
|---|
| Komisi I DPRD Tangsel Minta BKPSDM Transparan soal Evaluasi Sekda |
|
|---|
| Agenda Wakil Wali Kota Tangsel Rabu 20 Mei 2026: Hadiri Kegiatan Guru Ngaji dan Festival Mahasiswa |
|
|---|
| Update Kasus Dugaan Child Grooming di Tangsel: Pemkot Lakukan Pendampingan hingga Kawal Penyelidikan |
|
|---|
| Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel Menuai Polemik, DPRD Buka Opsi Hak Angket |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/burung-nuri-bayan.jpg)