Breaking News:

Virus Corona

Dear Kepala Daerah, Bansos Sembako Rawan Diselewengkan, Sebaiknya Disalurkan Tunai

Hukuman pidana mati menanti apabila ada pihak yang bermain atau melakukan penyelewenangan dalam program bansos.

Wartakotalive.com
Ilustrasi dana bansos tunai 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Indonesia Corruption Watch (ICW) mengingatkan kepada seluruh kepala daerah agar lebih berhati-hati dalam menganggarkan dan menyalurkan bantuan sosial atau bansos ke masyarakat terkait pandemi corona.

Disarankan bansos diberikan kepada warga miskin terdampak Covid-19 dalam bentuk uang tunai.

Sebab, bansos dalam bentuk barang yang melibatkan banyak pihak dan dilakukan secara serampangan berpotensi diselewengkan.

Hal ini di sampaikan oleh Koordinator ICW Adnan Topan Wisodo melalui sambungan seluler kepada Tribunbanten.com, Serang, Jumat, (15/5/2020).

Adnan menjelaskan bansos di tengah-tengah pandemi Covid-19 rawan akan potensi penyelewengan.

Sebab, menurutnya dalam keadaan seperti ini segala proses pengadaan bansos dilakukan secara tergesa-gesa tanpa mempertimbangkan aspek keakuratan data penerima yang layak.

"Ini memang potensial terjadi karena proses pengadaannya juga bisa dilakukan secara terburu-buru dan serampangan, seharusnya lebih dipertimbangkan secara matang dan akurat," jelas Adnan.

Oleh sebab itu menurutnya, bantuan yang diberikan seharusnya dalam bentuk tunai, bukan non-tunai.

Sebab, warga maupun masyarakat luas dapat lebih mudah melakukan pengawasan dan melapor jika terjadi penyelewenangan maupun pemotongan dana bansos tunai.

"Oleh karena itu, memang sebaiknya bantuan yang diberikan itu sifatnya tunai, bukan barang. Karena kalau tunai, masyarakat akan protes jika ada pemotongan tidak sah dan lain-lain," ujarnya.

Duh, Ketua RT di Tangerang Sunat Dana Bansos Corona, Dikembalikan Setelah Ketahuan

 

 

Halaman
123
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved