Breaking News:

Ratusan Korban PHK Dampak Pandemi Antre di BPJS Ketenagakerjaan Tangerang, Ini Teknis Ajukan Klaim

Kami juga siapkan komputer untuk proses wawancara tersebut. Satu petugas bisa melayani 4 orang

Warta Kota/Andika Panduwinata
Warga mendatangi BPJS Ketenagakerjaan untuk mengurus klaim jaminan setelah mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK), Jumat (5/6/2020). 

TRIBUNBANTEN.COM - Warga memenuhi depan Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kota Tangerang, Jumat (5/6/2020).

Mereka antre hingga mengular ke badan Jalan Perintis Kemerdekaan, Cikokol, Kota Tangerang.

Rela antre sedari pagi hingga siang hari, mereka ingin mengurus klaim jaminan setelah menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK).

Kepala BPJS Kota Tangerang, Fahmi menjelaskan bahwa masyarakat tersebut merupakan peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Peserta BPJS itu ingin mendapatkan haknya yakni jaminan setelah pensiun mau pun terkena PHK.

"Antreannya ini mulai tiga hari setelah Lebaran sangat ramai. Dalam sehari bisa lebih dari 300 orang yang datang," ujar Fahmi saat dijumpai Wartakota live.com di kantor BPJS Ketenagakerjaan, Cikokol, Jumat (5/6/2020).

Fahmi menjelaskan, ada tiga tahap yang dilakukan para peserta untuk mengajukan klaim.

Mulai dari sistem online, melakukan pengajuan dengan datang langsung ke kantor dan diajukan secara kolektif oleh perusahaannya masing-masing.

"Teknisnya antre dulu melalui pendaftaran online. Lalu upload data berkas yang menjadi persyaratan," ucapnya.

Setelah itu melakukan video call dengan petugas BPJS. Hal ini dilakukan untuk proses validasi dan verifikasi data.

Halaman
12
Editor: Agung Yulianto Wibowo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved