Breaking News:

Enam Rumah di Lebak Hangus Terbakar, Diduga Karena Regulator Gas Bocor

kobaran api yang besar dan tidak bisa dipadamkan akhirnya menjalar ke rumah yang lain.

Martin Ronaldo/Tribunners
Enam rumah di Kampung Bubuay, RT 02/04, Desa Cibarengkok, Kecamatan Panggarangan, Kebupaten Lebak, Banten terbakar pada Selasa (4/7/2020) subuh. Diduga dipicu regulator kebocoran gas. 

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Diduga akibat regulator tabung gas bocor, enam rumah di Kampung Bubuay, RT 02/04, Desa Cibarengkok, Kecamatan Panggarangan, Kebupaten Lebak, Banten, ludes ludes dilalap si jago merah pada Selasa (4/7/2020) sekira pukul 04.00 WIB.

Dikatakan Nurhadi (56), warga kampung Bubuay, sekira pukul 4 pagi rutinitas para istri turun ke dapur untuk memasak. Namun nahas, ketika menyalakan kompor gas langsung meledak.

"Kemungkinan ada regulator yang bocor, api langsung menyambar. Dari gelagat yang tidak mungkin api bisa kami padamkan, maka kami langsung kabur dan pada menyelamatkan diri," katanya.

Lanjut Nurhadi, kobaran api yang besar dan tidak bisa dipadamkan akhirnya menjalar ke rumah yang lain.

Menurutnya, enam rumah hangus terbakar dalm waktu sekitar satu jam.

"Kerugian diperkirakan untuk 6 rumah ini sekitar Rp350 juta. Kami memohon kepada pemerintah kecamatan maupun kabupaten agar secepatnya memperhatikan nasib kami ini," ujarnya.

Sobari Menderita Penyakit Kulit di Sekujur Tubuhnya Seperti Terbakar, Ia Tak Mampu Berobat

Di tempat terpisah, Kepala Desa Cimandiri, Kecamatan Panggarangan, Haji Shollah mengaku sangat prihatin dengan kejadian kebakaran yang menghanguskan enam rumah di Kampung Bubuay, Desa Cibarengkok tersebut.

"Semoga dengan kejadian ini masyarakat lebih waspada lagi, terutama ibu-ibu yang sehari-harinya berhadapan dengan kompor gas harus berhati hati. Apabila sudah ada bau gas keluar, secapatnya diperbaiki, jangan menghidupkan kompornya dulu," katanya.

Ia juga berharap kepada pemerintah terkait agar secepatnya memberikan bantuan untuk para korban kebakaran tersebut.

"Semoga kejadian kebakaran di Bubuay tidak terulang kembali," tutupnya.

(Tribuners/Martin Ronaldo Pakpahan)

Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved