Breaking News:

Prostitusi Terselubung

Polisi Temukan Rp 730 Juta Hasil Karaoke Esek-esek di BSD, 4 Papi dan 3 Mami Diangkut

Mereka yang diangkut polisi ada 7 orang yang diduga berperan sebagai muncikari, yakni 4 orang dipanggil sebagai "Papi" dan tiga orang disebut "Mami".

Istimewa/WartaKotalive.com
ilustrasi penggerebekkan tempat hiburan malam. 

TRIBUNBANTEN.COM, - Bareskrim Polri mengamankan uang tunai sebesar Rp 730 juta dari penggerebekan tempat karaoke Venesia BSD Karaoke Executive di kawasan BSD, Tangerang Selatan, Banten, pada Rabu (19/8/2020) malam.

Uang sebanyak itu merupakan pembayaran para wanita karaoke hanya dalam waktu kurang satu bulan.

"Uang Rp 730 juta uang booking-an ladies mulai dari 1 Agustus 2020," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen (Pol) Ferdy Sambo, Kamis (20/8/2020).

Penggerebekan dilakukan karena tempat karaoke tersebut diduga menjadi lokasi tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus eksploitasi seksual selama pandemi Covid-19.

Polisi pun menemukan bukti tempat karaoke itu menyediakan jasa prostitusi alias esek-esek bertarif Rp 1.100.000 hingga Rp 1.300.000.

Menurut polisi, tempat hiburan tersebut diketahui telah beroperasi sejak awal Juni 2020 dan mempekerajakan 47 wanita bermodus pemandu karaoke.

"Perempuan yang bekerja di Venesia BSD Karaoke berasal dari Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur sebanyak 47 orang," ujarnya.

Karaoke Esek-esek di BSD Ini Bertarif Rp1,3 Juta untuk Hubungan Badan, Ada Kimono Hingga Kondom

 

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen (Pol) Ferdy Sambo di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, Kamis (27/2/2020).
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen (Pol) Ferdy Sambo di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, Kamis (27/2/2020). (KOMPAS.com/Devina Halim)

Dari penggerebekan tersebut, polisi mengangkut 13 orang untuk dilakukan pemeriksaan dan ditentukan status hukumnya.

Mereka yang diangkut polisi ada 7 orang yang diduga berperan sebagai muncikari, yakni 4 orang dipanggil sebagai "Papi" dan tiga orang disebut "Mami".

Selebihnya adalah tiga orang kasir, seorang supervisor, seorang manager operasional dan seorang general manager.

Selain uang, barang bukti lain yang diamankan di antaranya, 14 baju kimono sebagai kostum pekerja, voucher jasa prostitusi tertanggal 19 Agustus 2020, 12 kotak alat kontrasepsi, hingga kwitansi hotel.

Selanjutnya, baik para saksi maupun korban dibawa ke Bareskrim Polri untuk diperiksa lebih lanjut. "Membawa para korban beserta saksi-saksi yang diamankan dengan bus ke Bareskrim Polri, melaksanakan rapid test, melaksanakan riksa terhadap saksi-saksi," tutur Ferdy.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gerebek Tempat Karaoke di BSD, Bareskrim Sita Uang Tunai Rp 730 Juta",

Editor: Abdul Qodir
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved