Virus Corona
Mulai 4 Oktober Umrah Dapat Dilakukan, Terapkan Protokol Kesehatan, Simak Aturannya
Pemerintah Arab Saudi membuka umrah secara bertahap. Tahap pertama nanti atau pada tanggal 4 Oktober diprioritaskan untuk warga lokal di Arab Saudi.
TRIBUNBANTEN.COM, JAKARTA - Pemerintah Arab Saudi membuka umrah secara bertahap.
Tahap pertama nanti atau pada tanggal 4 Oktober diprioritaskan untuk warga lokal di Arab Saudi.
Melansir dari Arab News, Senin (28/9) , jemaah di saat pandemi Covid-19 ini hanya
diberikan waktu 3 jam untuk menyelesaikan semua prosesi umrah.
Padahal di waktu normal, pelaksanaan umrah berlangsung 6 sampai 8 jam.
Selama 3 jam itu jemaah akan melakukan prosesi seperti mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali, maupun berjalan di antara Bukit Safa dan Marwah tujuh kali (Sa'i) serta mencukur atau memperpendek rambut.
Pada tahap pertama ini umrah lokal hanya akan diikuti 6 ribu jemaah dengan penerapan protokol kesehatan ketat.
• Kabar Gembira, Arab Saudi Ijinkan Umrah Lagi Mulai 4 Oktober, SIapa Saja Prioritasnya? Cek di Sini
• Dibuka Kembali 4 Oktober 2020, Berikut Tahapan Umrah di Tanah Suci Saat Pandemi Covid-19
Para jemaah akan dibagi menjadi kelompok berisi 1.000 orang dengan pelaksanaan umrah di waktu yang berbeda-beda.
Setiap harinya akan ada enam jadwal yang berbeda-beda.
Per kelompok pun akan diberi waktu tiga jam untuk melaksanakan umrah.
Dalam sebuah wawancara televisi,
Menteri Haji dan Umrah Dr. Mohammad Saleh bin Taher Benten dalam mengungkapkan ketentuan umrah saat pandemi ini.
Seperti umrah hanya berlaku untuk kelompok usia18-65 tahun.
Dilarang untuk anak-anak dan lanjut usia.
Pendaftaran dilakukan melalui aplikasi Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, yang bertautan dengan Kementerian terkait termasuk Kemenkes.
Syarat kemudian, jemaah harus bebas sehat dan bebas Covid-19.
Pembukaan ibadah umrah akan dilakukan dalam tiga tahap.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/thawaf-di-kabah-haji-dan-umrah.jpg)