Terungkap Identitas Pelaku Begal Payudara di Tangerang Selatan
Aparat Polres Tangerang Selatan menetapkan status tersangka kepada seorang tukang bakso berinisial S (22).
Penulis: Zuhirna Wulan Dilla | Editor: Glery Lazuardi
Laporan wartawan TribunBanten.com, Zuhirna Wulan Dilla
TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG SELATAN - Aparat Polres Tangerang Selatan menetapkan status tersangka kepada seorang tukang bakso berinisial S (22).
S diduga melakukan begal payudara kepada anak di bawah umur di daerah Cipadu, Kelurahan Jurangmangu Timur, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan.
"Tersangka menghadang dengan gerobak dan langsung meremas payudara si korban," kata Wakapolres Tangerang Selatan Kompol Stephanus Luckyto, di Mapolres Tangerang Selatan, Senin (19/10/2020).
Baca juga: Pelaku Begal Payudara Berkeliaran di Tangsel, Rahayu Saraswati: Pasang 100 CCTV di Lokasi Rawan
Baca juga: Pelaku Begal Payudara Berkeliaran di Tangsel, Rahayu Saraswati: Pasang 100 CCTV di Lokasi Rawan
Dia menjelaskan, kejadian ini terjadi pada 15 Oktober 2020.
Kejadian itu bermula saat tersangka sedang menuju rumahnya setelah berdagang bakso.
Lalu, dia melihat korban berinisial TS dari belakang sedang mengendarai sepeda motor bersama dengan rekannya.
Seketika, tersangka membelokkan gerobak baksonya, lalu, menghalangi motor korban yang sedang melintas.
Korban merupakan pelanggan tetap dagangan bakso tersangka.
"Tersangka dan korban sudah saling mengenal lama," ujarnya.
Berselang satu hari kemudian, korban melaporkan kepada aparat kepolisian.
"Setelah menerima laporan kami langsung olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi dan menangkap tersangka. Saat ini buktinya ada dan korban mengenal tersangka," tuturnya.
Berdasarkan pemeriksaan, dia mengungkapkan, tersangka tidak dapat menahan hawa nafsu.
Baca juga: Marak Begal Payudara di Tangsel, Komnas Perempuan Sarankan Airin Perbanyak Kamera CCTV dan Lampu
Baca juga: Begal Payudara Masih Meneror, Airin Minta Warganya Jangan Lari di Tempat Sepi
Selain itu, kata dia, terungkap juga ini merupakan tindakan kejahatannya yang pertama.
"Pelaku bukan orang yang sama dari kasus sebelumnya, dipastikan ini tersangka yang berbeda dari kasus-kasus yang lalu," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/wakapolres-tangerang-selatan-kompol-stephanus-luckyto.jpg)