Ada 20 Pesantren di Tangerang Raya jadi Klaster Baru Covid-19 di Banten
Diduga masih ada beberapa pondok pesantren lainnya di Banten yang juga menjadi klaster baru Covid-19.
Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir
Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Pemprov Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan tercatat ada 20 pondok pesantren di Tangerang Raya (Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan) dan Pandeglang menjadi lumbung klaster baru penyebaran Covid-19 di Banten.
Saat ini, klaster pondok pesantren menjadi penyumbang terbanyak jumlah kasus Covid-19 di Banten.
"Jumlah pesantren yang terdata terpapar virus Corona lebih 20 pesantren. Ada di Tangerang Selatan, Kota Tangerang, Kabupaten Serang dan Pandeglang," ujar Ati saat dihubungi, Jumat (23/10/2020).
Gugus Tugas Covid-19 Pemprov Banten memberi perhatian khusus terhadap kejadian ini.
Baca juga: Ratusan Santri di Tangerang Positif Covid-19, Klaster Pesantren Penyumbang Terbesar Kasus di Banten
Baca juga: Positif Covid-19 Santri Pondok Pesantren Justru Dipulangkan, Satgas Covid-19 Tinjau Lokasi
Ati menerangkan saat ini pihaknya masih terus menelusuri penyebaran Covid-19 di sejumlah pondok pesantren lain di Banten.
Diduga masih ada beberapa pondok pesantren lainnya di Banten yang juga menjadi klaster baru Covid-19.
Dan dimungkinkan jumlah kasus Covid-19 di Banten masih terus bertambah, khususnya dari klaster pondok pesantren, mengingat saat ini pihaknya masih menunggu hasil swab test sejumlah pondok pesantren.
"Yang utama, agar bagaimana pesantren harus tetap terbebas dari Covid-19. Ini pekerjaan rumah bagi kami semua untuk melindungi santri, kyai dan ulama yang merupakan aset dari Banten," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/kegiatan-santri-di-pondok-pesantren.jpg)