Breaking News:

Ada 20 Pesantren di Tangerang Raya jadi Klaster Baru Covid-19 di Banten

Diduga masih ada beberapa pondok pesantren lainnya di Banten yang juga menjadi klaster baru Covid-19.

KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Aktivitas santri di Pondok Pesantren An Nuqthah, Kota Tangerang, Banten, Kamis (18/6/2020) setelah libur panjang akibat Covid-19. Ponpes tersebut menerapkan protokol kesehatan dan pengecekkan kesehatan bagi santri yang baru tiba. 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Pemprov Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan tercatat ada 20 pondok pesantren di Tangerang Raya (Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan) dan Pandeglang menjadi lumbung klaster baru penyebaran Covid-19 di Banten.

Saat ini, klaster pondok pesantren menjadi penyumbang terbanyak jumlah kasus Covid-19 di Banten.

"Jumlah pesantren yang terdata terpapar virus Corona lebih 20 pesantren. Ada di Tangerang Selatan, Kota Tangerang, Kabupaten Serang dan Pandeglang," ujar Ati saat dihubungi, Jumat (23/10/2020).

Gugus Tugas Covid-19 Pemprov Banten memberi perhatian khusus terhadap kejadian ini. 

Baca juga: Ratusan Santri di Tangerang Positif Covid-19, Klaster Pesantren Penyumbang Terbesar Kasus di Banten

Baca juga: Positif Covid-19 Santri Pondok Pesantren Justru Dipulangkan, Satgas Covid-19 Tinjau Lokasi

Petugas Dinas Kesehatan melakukan rapid test massa di Pondok Pesantren Yayasan Insan Pratama, Desa Prahu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang. Sebelumnya beberapa santri pos
Petugas Dinas Kesehatan melakukan rapid test massa di Pondok Pesantren Yayasan Insan Pratama, Desa Prahu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang. Sebelumnya beberapa santri pos (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Ati menerangkan saat ini pihaknya masih terus menelusuri penyebaran Covid-19 di sejumlah pondok pesantren lain di Banten.

Diduga masih ada beberapa pondok pesantren lainnya di Banten yang juga menjadi klaster baru Covid-19.

Dan dimungkinkan jumlah kasus Covid-19 di Banten masih terus bertambah, khususnya dari klaster pondok pesantren, mengingat saat ini pihaknya masih menunggu hasil swab test sejumlah pondok pesantren.

"Yang utama, agar bagaimana pesantren harus tetap terbebas dari Covid-19. Ini pekerjaan rumah bagi kami semua untuk melindungi santri, kyai dan ulama yang merupakan aset dari Banten," ujarnya.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved