Breaking News:

Polresta Tangerang Amankan 10 Orang Terkait Peredaran Narkoba, Ganja dan Obat Terlarang Disita

Aparat Polresta Tangerang menangkap 10 tersangka kasus penyalahgunaan narkotika dalam waktu satu bulan.

TRIBUNJAKARTA/EGA ALFREDA
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi saat melakukan ungkap kasus peredaran narkotika di kawasan Kabupaten Tangerang dan sekitarnya dalam bulan Oktober 2020, Selasa (3/11/2020). 

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG - Aparat Polresta Tangerang menangkap 10 tersangka kasus penyalahgunaan narkotika dalam waktu satu bulan.

10 orang yang diciduk Satresnarkoba Polresta Tangerang dalam bukan Oktober 2020 antara lain R, SI, ADG, FEF, MR, A, S, NHS, SS, dan RA.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menerangkan, dari 10 orang yang ditangkap, dua diantaranya residivis.

Adalah RA fan FEF yang pernah dikurung penjara beberapa tahun dalam kasus yang sama.

"Tersangka FEF divonis empat tahun lebih sedangkan RA bahkan pernah menjalani rehabilitasi," ungkap Ade saat konferensi pers di Mapolresta Tangerang, Selasa (3/11/2020).

Baca juga: Anak Wakil Wali Kota Tangerang tak Mengelak saat Polisi Beberkan Kasus Narkobanya di Persidangan

Baca juga: BNN Ungkap Narkoba Diedarkan Secara Online hingga Diantar ke Rumah selama Covid-19

Selain residivis, tersangka RA dan FEF juga merupakan pengedar narkoba jenis sabu.

Sedangkan delapan tersangka lainnya, lanjut Ade, merupakan pengguna narkoba dan penjual obat keras tanpa izin edar.

Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan barang bukti ganja kering siap edar sebanyak 2,65 gram, sabu sebanyak 4,42 gram, sinte atau ganja sintetis sebanyak 13,54 gram.

Kemudian, ektasi sebanyak tujuh butir, obat hexymer sebanyak 7416 butir, dan tramadol sebanyak 3240 butir.

"Untuk tersangka penjual tramadol dan hexymer, mendapatkan untung 100 sampai 200 persen. Karena mereka beli harga Rp 1000 per butir sedangkan dijual Rp 2 ribu sampai Rp 3 ribu per butirnya," terang Ade.

Pasalnya, obat keras tanpa izin edar banyak dijual kepada para remaja.

Asalkan mendapatkan untung, kata Ade, para tersangka tidak memilih-milih calon pembeli.

Baca juga: Kepala BNN: Tangerang Raya Masuk Zona Merah Peredaran Narkoba

Baca juga: Akhir Pelarian Bandar Narkoba, Polda Metro Jaya Terima Informasi Cai Changpan Tewas Gantung Diri

Oleh karenya, ia mengajak semua lapisan masyarakat untuk melapor apabila mengetahui atau mencurigai aktivitas mencurigakan.

"Mari kita bekerjasama, memutus mata rantai peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang lainnya," pungkas Ade.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Polisi Amankan 10 Tersangka Kasus Narkoba di Tangerang, Mengincar Pasar Remaja

Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved