Bagaimana Cara Membedakan Madu Asli dan Oplosan? Berikut Tips Membeli Madu Kualitas Terbaik

Bagaimana cara membedakan madu asli dan madu palsu yang sudah dicampur berbagai macam bahan?

Penulis: Rizki Asdiarman | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/RIZKIASDIARMAN
Bagaimana cara membedakan madu asli dan madu palsu yang sudah dicampur berbagai macam bahan? 

Laporan wartawan Tribun Banten.com, Rizki Asdiarma

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Belakangan ini beredar madu palsu di wilayah Banten dan sekitarnya.

Baca juga: 2 Minggu Lembaga Masyarakat Baduy Keliling, Dapat 20 Botol dan 1 Drum Madu Palsu, Kemudian Dibuang

Bagaimana cara membedakan madu asli dan madu palsu yang sudah dicampur berbagai macam bahan?

Jaro Saija, perwakilan Masyarakat Adat Baduy, mengungkapkan perbedaan antara madu asli dan madu palsu atau oplosan.

"Jelas sangat berbeda antara madu palsu dan asli," kata dia, saat jumpa pers di Rumah Lesehan Baduy Kampung Kaduketug, Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak pada Minggu (22/11/2020).

Baca juga: BPOM Imbau untuk Berhati-hati Konsumsi Madu, Bukan Bermanfaat Malah Sebabkan Gangguan Penyakit

Perbedaan pertama, kata dia, berada pada tekstur warna madu itu. Untuk madu asli, dia menjelakan, berwarna cokelat cerah, karena dihasilkan dari lebah hutan

Sedangkan untuk madu palsu warnan lebih cokelat pucat sedikit bening.

Perbedaan kedua, dia melanjutkan, dari segi rasa.

"(madu palsu,-red) Dari rasa yang dimiliki manis dan kental, jika disentuhkan kekulit tekstur madu palsu sangat kenyal. Untuk madu asli rasanya tidak terlalu manis dan ada sedikit rasa asem serta tidak terlalu lengket, bahkan jika disentuhkan kekulit tekstur madu asli sangat lembut," jelasnya.

Oleh sebab itu, kata dia karena teksturnya yang lembut, tak jarang madu asli sering digunakan sebagai bahan pelembab wajah.

Menurut dia, terkait informasi yang beredarnya, madu palsu tersebut merupakan hasil olahan dari bahan baku gula (Glucose, Fructose, dan Molases/Tetes tebu).

"Madu palsu yang tersebar diproduksi tanpa adanya campuran sari madu asli dan mengandung bahan-bahan kimia yang berbahaya, tanpa adanya setetes pun madu asli yang dicampurkannya," ucapnya.

Baca juga: Suku Baduy Dirugikan Akibat Peredaran Madu Palsu

Lembaga Adat Baduy telah menemukan sebanyak satu dirigen dan 20 botol madu palsu dari beberapa masyarakat Baduy yang ikut serta menjual madu palsu.

Barang tersebut, dimusnahkan dengan cara dibuang dan dicecerkan ke tanah yang berada di samping rumah lesehan Lembaga Masyarakat Adat Baduy.

Diketahui sebelumnya, Pihak Kepolisian Daerah (Polda) Banten berhasil mengungkap penjualan Madu palsu yang beredar di Banten.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved