Breaking News:

Virus Corona

Soal Kesehatan Kerja Tidak Main-main, ini Pesan dr Reisa Broto Mencegah Penularan Covid-19 di Kantor

Hal ini penting dilakukan, mengingat kelompok tersebut terhitung berisiko tinggi jika tertular

Dok. BNPB
Tim komunikasi publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro memberikan keterangan pers di kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (13/6/2020). 

TRIBUNBANTEN.COM - Beberapa waktu lalu, perkantoran sudah diizinkan pemerintah untuk beroperasi.

Izin itu diberikan agar bisa tetap produktif pada masa pandemi Covid-19.

Namun, Jubir Satgas Covid-19 dr Reisa Broto mengatakan tentunya tetap dengan mengedepankan protokol kesehatan.

Selain itu, juga memiliki standar khusus, seperti pembatasan kapasitas jumlah sampai membuat aturan pembatasan usia karyawan yang diperbolehkan bekerja di kantor.

Baca juga: Indonesia Catat Angka Tertinggi Pasien Positif Covid-19, Masyarakat Harus Disiplin Terapkan 3 M

Baca juga: Bertambah Lebih dari 8.000 Kasus Covid-19 dalam Sehari, ini 4 Pesan Satgas untuk Pelaksanaan Pilkada

Menurut dr Reisa, seperti dikutip dari covid19.go.id, soal kesehatan kerja ini tidak main-main, mulai dari pengecekan suhu, pengaturan kapasitas dan posisi di dalam lift, serta pengaturan denah ruang kerja antarkaryawan yang dibuat berjarak.

Bahkan, beberapa perusahaan meminta karyawan di atas 50 tahun untuk bekerja dari rumah.

“Hal ini penting dilakukan, mengingat kelompok tersebut terhitung berisiko tinggi jika tertular,” ujar Duta Adaptasi Kebiasaan Baru pada acara Keterangan Pers yang disiarkan Komite Penanganan Covidu-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Jumat (4/12/2020).

Meskipun jaga jarak sudah diterapkan, dia juga tetap mengingatkan agar jangan lupa untuk selalu tertib memakai masker.

“Sekalipun kita sangat mengenal rekan kerja yang kita temui setiap hari, itu tidak menjamin kita mengenal kondisi kesehatan mereka. Pada saat rapat atau sekedar ngobrol-ngobrol bersama dengan teman kantor, masker harus selalu digunakan,” katanya.

Adapun yang sudah aktif kembali bekerja, paling aman memang membawa bekal dari rumah.

Namun, kalau ingin mengonsumsi makanan, seperti di kantin misalnya, harus dipastikan kebersihannya.

“Jadi, baik saat makan di kantin maupun membawa bekal sendiri dari rumah, pastikan juga untuk menerapkan jaga jarak ketika sedang makan. Pastikan tetap jaga jarak dan tidak ngobrol dengan teman saat makan, apalagi berbagi makanan,” ucapnya.

Penerapan kesehatan di lingkungan kerja memang sangat penting.

Banyak perusahaan yang juga memfasilitasi karyawannya untuk rutin melakukan deteksi awal, seperti rapid test sampai dengan PCR test secara berkala.

Upaya-upaya ini tentunya akan lebih sempurna lagi dengan dibarengi usaha dengan menerapkan protokol kedatangan yang ketat sebelum bertemu dengan anggota keluarga tercinta di rumah.

“Kita harus tetap produktif, tetapi tetap jaga diri dan orang lain dengan disiplin protokol kesehatan. Semua ini bisa sukses dengan dukungan kita bersama,” katanya.

“Salam sehat. Mari selalu semangat untuk menjaga kesehatan kita, menjaga lingkungan sekitar, dan semakin peduli mengatasi pandemi ini bersama-sama,” ujar dr Reisa. (agung yulianto wibowo)

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved