Waspada Tidur Bareng Kucing, Risiko Mengancam, Tertular Penyakit Hingga Diserang Parasit

Kebanyakan orang yang memiliki kucing pasti akan mengajak hewan peliharaannya itu tidur bersama.

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi
pixabay.com
Ilustrasi menjaga kebersihan kucing 

Di sisi lain, kucing tetap bisa berkeliaran di dalam kamar apabila ada filter HEPA (penyaring udara).

Dengan begitu dapat mencegah pemicu alergi dan asma saat tidur.

3. Kutu dan parasit lainnya

Saat pemilik berbagi tempat tidur dengan kucing, ada kemungkinan pemilik dan kucing juga berbagi parasit.

Kutu, parasit, dan bakteri mungkin saja hinggap di bulu kucing yang tidak terlihat mata.

Terlebih jika kucing suka berkeliaran di luar rumah.

Parasit yang menempel di tubuh manusia bisa menyebabkan masalah kesehatan.
Misalnya saja kutu, gigitannya dapat memicu gatal di kulit.

Konsultasikan ke dokter hewan cara terbaik untuk mencegah parasit 'hidup' di tubuh kucing.

4. Mengancam anak kecil

Membiarkan kucing tidur bersama sangat tidak disarankan apabila pemilik mempunyai bayi.

Bulu-bulu kucing bisa saja rontok di kasur dan mengganggu pernapasan bayi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tidur Bareng Kucing? Waspadai 4 Risiko yang Mengintai"

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved