Breaking News:

37 Anggota Terafiliasi dengan Terorisme, Benarkah? Simak Pengakuan Kuasa Hukum FPI Berikut Ini

Belakangan ini, ramai beredar di media sosial anggota Front Pembela Islam (FPI) terlibat jaringan teroris.

Editor: Glery Lazuardi
istimewa
Logo Front Pembela Islam 

TRIBUNBANTEN.COM, JAKARTA - Belakangan ini, ramai beredar di media sosial anggota Front Pembela Islam (FPI) terlibat jaringan teroris.

Baca juga: Polisi Akui Ada Luka Tembak di 6 Jasad Laskar FPI, Berikut Penjelasannya

Benarkah hal tersebut?

Pihak FPI menegaskan tidak terdapat anggota yang terlibat dalam gerakan terlarang.

Jika benar ada anggota FPI yang terlibat terorisme maka hal itu tidak bisa dikaitkan dengan organisasi FPI itu sendiri.

Hal itu diungkapkan oleh Kuasa Hukum FPI Aziz Yanuar dalam pernyataannya secara visual kepada Jurnalis Kompas TV Putri Oktaviani, Sabtu (19/12/2020).

"Kalaupun benar, tidak bisa serta merta itu dikatakan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari organisasi itu sendiri," kata Aziz.

Baca juga: FPI Sebut Aksi 1812 Bukan Perintah Rizieq Shihab

Menurut Aziz, garis besar kebijakan FPI adalah kemanusiaan. FPI tidak memiliki kebijakan yang mengarahkan anggotanya terlibat dalam aksi terorisme.

Karena dalam aturan FPI, jangankan terkait terorisme, untuk kepemilikan dan penggunaan senjata saja terdapat larangan.

Dia meminta, jika benar puluhan orang oknum anggota FPI terlibat terorisme, maka jangan digeneralisasi dengan ribuan anggota FPI lainnya.

"Ada ribuan anggota FPI yang bahu membahu dalam setiap kegiatan bencana, garis besar organisasi ya kemanusiaan," ujarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved