Breaking News:

Guru Honorer Agama di Lebak Berharap Diberi Kesempatan Ikut Seleksi 1 Juta Guru Bertatus PPPK 

Kini, kelompok guru dan tenaga pendidik honorer non-kategori berusia di atas 35 tahun meminta pemerintah memberikan kesempatan yang sama

Penulis: desi purnamasari | Editor: Abdul Qodir
DOK. TANOTO FOUNDATION
Lusi Ambarani, guru kelas VI MI Nahdlatul Ulama Balikpapan, Kalimantan Timur yang mengajak siswanya mencari luas lingkaran dengan mengaitkan penyelidikan masalah di dalamnya 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM LEBAK - Pemerintah meniadakan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (SPNS) guru pada 2021 dan memfokuskan pada seleksi satu juta guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ( PPPK).

Namun, seleksi satu juta guru PPPK tersebut belum termasuk formasi untuk guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang berada di bawah Kementerian Agama (Kemenag).

Kini, kelompok guru dan tenaga pendidik honorer non-kategori berusia di atas 35 tahun meminta pemerintah memberikan kesempatan yang sama agar bisa mengikuti seleksi 1 juta guru PPPK tersebut.

"Memang PAI punya dua rumah untuk urusan sertifikasi itu di Kementerian Agama. Oleh Kemenag kami tidak diarahkan untuk di PPPK sama Mendikbud juga karena itu juga tanggung jawab Kemenag. Jadi, kami merasa tidak dihiraukan, makanya kami ingin mengusahakan," ujar Pengurus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non-Kategori 35+ (GTKHNK 35+) Kabupaten Lebak, Uas Romansah, kepada TribunBanten.com, Rabu (6/1/2021).  

Romansah meminta pemerintah tidak diskriminatif terhadap para guru pendidikan agama.

"Memang bedanya apa, pengabdian kami juga sama seperti yang lainnya. Jika tidak ada guru agama, mau kemana arahnya kehidupan," ucap Romansah yang sudah 13 tahun menjadi guru honorer.

Baca juga: Pro-Kontra Guru CPNS, Mendikbud Nadiem Makarim Beri Penjelasan, Rekrutmen Tetap Ada

Baca juga: DPR Tolak Penghentian Rekrutmen CPNS Guru: Tidak Menghargai Pengabdian Guru Honorer  

Besar harapan mereka mendapat kesempatan mengikuti seleksi satu juta guru PPPK demi perbaikan kehidupan dan semangat pendidikan itu sendiri.

"Kami berharap pemerintah bisa mengabulkan permintaan ini, mengingat posisi guru agama sangat penting." ujarnya.

"Dan kami masih berstatus honorer sehingga butuh status jelas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN)," sambung guru agama di SMPN 1 Atap 9 Cibeber, Kabupaten Lebak tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved