Virus Corona

Pemerintah Mulai Berikan Vaksin Covid-19 Bagaimana Nasib WNI di Luar Negeri?

Pemerintah Indonesia mulai memberikan vaksin coronavirus disease 2019 (Covid-19) kepada warga negara.

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi
Lionel BONAVENTURE / AFP
Vaksin 

TRIBUNBANTEN.COM, JAKARTA - Pemerintah Indonesia mulai memberikan vaksin coronavirus disease 2019 (Covid-19) kepada warga negara.

Upaya pemberian vaksin itu dilakukan setelah Presiden Joko Widodo menerima vaksin pada Rabu (13/1/2021).

Baca juga: Pasca-Dikriitk Sampai Ada yang Menuntut, Raffi Ahmad Tetap Sosialisikan Vaksin Covid-19

Baca juga: Dokter Tirta Ungkap Raffi Ahmad Suntik Vaksin Covid-19 Bukan Keinginan Presiden Joko Widodo

Bagaimana nasib Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri?

Dutabesar Republik Indonesia untuk Republik Panama, Sukmo Harsono mengatakan pemerintah akan melayani WNI yang berada di luar negeri.

Menurut dia, upaya itu dalam rangka bentuk perlindungan kepada WNI.

"Saya sebagai Dutabesar apabila secara medis dinyatakan layak untuk divaksin, maka siap menjadi Dubes pertama yang akan divaksin," kata Dubes Sukmo, Sabtu (16/1/2021).

Dia menjelaskan, pemerintah Republik Panama akan memvaksin 80 persen rakyatnya secara gratis pada tahun 2021.

Pemberian vaksin dilakukan secara empat tahap.

Pemberian vaksin tahap pertama, 1.450.000 dosis untuk 225.000 Nakes, petugas keamanan, lansia, petugas kebersihan, dan disabilitas usia 16 tahun keatas.

"Tahap kedua, 1.092.000 dosis untuk 546.000 orang kelompok usia 60 tahun ke atas, dan pasien dengan penyakit kronis," ujarnya.

Dubes Sukmo menambahkan, pemberian tahap ketiga jumlah vaksin 300.000 dosis untuk 300.000 orang kelompok suku asli (indigenus), serta masyarakat di daerah yang sulit terjangkau.

"Keempat, jumlah vaksin 1.111.410 untuk 556.206 orang kelompok usia 50-59 tahun, guru sekolah, pekerja transportasi dan masyarakat umum," ujar politikus Partai Bulan Bintang (PBB) itu.

Vaksin yang digunakan di Republik Panama adalah dari Pfizer-BioNT Tech sebanyak 3.000.075 dosis, AstraZeneca 1.092.000 dan Johnson&Johnson belum diketahui jumlahnya.

"Upaya memperoleh vaksin juga melalui mekanisme covax," tambahnya.

Upaya pemberian vaksin coronavirus disease 2019 (Covid-19) mulai dilakukan pada Rabu (13/1/2021).

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved