Tragedi Sriwijaya Air

Jenazah Pramugari Yuni Dwi Saputri Teridentifikasi dari Sikat Gigi, Begini Ceritanya

“Kalau yang orangtuanya adalah separuh punyanya ibu, separuh punyanya ayah,” tambah Ratna.

Editor: Abdul Qodir
KOMPAS.com/NIRMALA MAULANA ACHMAD
Serpihan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dan beberapa potongan tubuh tiba di Posko SAR Terpadu Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Tanjung Priok, Minggu (10/1/2021) malam. 

TRIBUNBANTEN.COM - Tim Disaster Victims Identification (DVI) Polri berhasil mengidentifikasi lima jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 per Minggu (17/1/2021). Total, ada 29 jeanazah korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang telah teridentifikasi.

Lima jenazah yang baru teridentifikasi adalah Fao Nuntius Zai (11 bulan), pramugari Yuni Dwi Saputri (34), Iuskandar (52), pramugari Oke Dhurrotul Jannah (24), dan satu lagi tidak disebutkan namanya.

“Sedangkan kelima tak bisa disebutkan karena keluarganya menginginkan agar identitasnya tak disampaikan dan kami menghargai dan menghormatinya," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas (Karopenmas Divhumas) Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono dalam rekaman suara yang diterima Kompas.com, Minggu (17/1/2021) malam.

Rusdi mengatakan, kelima jenazah berhasil diidentifikasi berdasarkan Deoxyribonucleic Acid (DNA).

Okky Bisma, Pramugara Sriwijaya Air SJ 182 menjadi korban yang pertama kali teridentifikasi
Okky Bisma, Pramugara Sriwijaya Air SJ 182 menjadi korban yang pertama kali teridentifikasi (Kolase Capture YouTube Kompas.com/Instagram)

Sementara itu, Kepala Laboratorium DNA Pusat Kedokteran Kesehatan (Pusdokkes) Polri, Kombes Dr. Ratna menjelaskan sumber identifikasi para jenazah Sriwijaya Air.

“Yang pertama adalah dengan nokor antemortem 15 atas nama Fao Nuntius Zai, jenis kelamin laki-laki, teridentifikasi menggunakan pembanding dari ayah kandung,” ujar Ratna.

Baca juga:
Bayi Pembawa Kado Ultah Ayahnya Sudah Ditemukan, Balita Pakai Jaket Minnie Mouse Masih Dicari

Baca juga:
Jempol dan Dompet yang Mengantar Indah Halimah Teridentifikasi, Namun Bayi dan Suami Masih Misteri

Baca juga: Jenazah Pramugari Yuni Dwi Saputri Teridentifikasi dari Sikat Gigi, Begini Ceritanya

Jenazah kedua Yuni Dwi Saputri (34) dengan jenis kelamin perempuan.

Tim DVI Polri menggunakan data DNA Yuni menggunakan properti sikat gigi miliknya.

“Tapi kalau ini menggunakan properti sebagai kepemilikan pribadi. Jadi, ini properti milik Yuni Dwi Saputri yang diberikan keluarganya,” ujar Ratna.

Tim DVI Polri mendapatkan DNA milik Yuni secara utuh lewat pemeriksaan DNA di sikat gigi.

Penelurusan DNA lewat properti sikat gigi berbeda jika menelusuri DNA lewat orangtua.

“Kalau yang orangtuanya adalah separuh punyanya ibu, separuh punyanya ayah,” tambah Ratna.

Baca juga: Daftar 29 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi, Ada Bayi 11 Bulan yang Hendak Bertemu Ayahnya

Baca juga: Viral Kisah Damkar Rekam Video Lalu Terdengar Suara Tolong Saat Cari Sriwijaya Air, Klaim Tak Diedit

Foto udara dari pesawat CN 295 milik TNI AU saat melakukan proses pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di sekitar perairan Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Minggu (10/1/2021). Dari udara terlihat tim SAR gabungan mencari serpihan dan korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 serta terlihat tumpahan minyak yang diduga bahan bakar Sriwijaya Air SJ 182.
Foto udara dari pesawat CN 295 milik TNI AU saat melakukan proses pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di sekitar perairan Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Minggu (10/1/2021). Dari udara terlihat tim SAR gabungan mencari serpihan dan korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 serta terlihat tumpahan minyak yang diduga bahan bakar Sriwijaya Air SJ 182. (Tribunnews/Jeprima)

Iuskandar (52), berjenis kelamin laki-laki. Tim DVI Polri mendapatkan data pembanding dari anak kandungnya.

Oke Dhurrotul Jannah diidentifikasi menggunakan data DNA pembanding dari ibu kandung.

Hingga saat ini, dari total 62 korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air, sebanyak 29 korban telah berhasil teridentifikasi.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved