Begal Payudara di Lebak

Lokasi Aksi Begal Payudara di Lebak, 500 Meter dari Rumah Penduduk, Dikeliling Kebun Bambu dan Sawit

Dia berharap pelakunya segera ditangkap agar tidak ada lagi korban aksi begal payudara.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Agung Yulianto Wibowo
Kompas Tv
Tangkapan layar rekaman CCTV pelaku begal payudara membuntuti target dari belakang serta beraksi melukai korban dan kabur. 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM LEBAK - Aksi begal payudara membuat resah warga Kampung Ancol, Desa Cimangeungteung, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

Teror tersebut sudah terjadi sebulan terakhir dan meresahkan para kaum hawa.

Menurut pantauan TribunBanten.com, Selasa (19/1/2021), untuk dapat sampai di Desa Cimangeungtenung, jalan yang dilalui memang cukup sepi.

Baca juga: Aksi Begal Payudara Pria Bertopeng Resahkan Para Wanita di Lebak

Baca juga: Begal Payudara Beraksi di Perumahan Elite, Berkeliling Menyasar Warga yang Sedang Berolahraga

Baca juga: Ibu Penjual Kue Menangis kena Begal Payudara, Sejumlah Wanita Ini Malah Tertawa Tonton CCTVnya

Jalan sekitar 500 meter ini jauh dari rumah penduduk.

Di kanan dan kiri jalan dipenuhi dengan kebun bambu dan kebun kelapa sawit.

Kondisi ini memudahkan pelaku melancarkan aksinya

Akses jalan yang dilalui pun menanjak.

Ada jalan yang sudah diaspal, tetapi sebagian lagi jalan masih bebatuan dan tidak ada penerangan jalan di sini.

Robi, warga Kampung Ancol, mengatakan aksi begal payudara terjadi di titik yang sama di jalan kebun sawit tersebut.

"Memang kejadiannya masih di satu titik yang sama, memang akses kita juga kalau mau ke mana-mana ya lewat situ," ujarnya kepada TribunBanten.com, Selasa.

Menurut dia, aksi begal payudara terjadi pada siang hari, berkisar pukul 08.00 sampai pukul 13.00 atau saat jam-jam sepi.

"Kejadiannya pada saat jam-jam sepi. Korban pun sedang melintas sendirian," ucapnya.

Dia berharap pelakunya segera ditangkap agar tidak ada lagi korban aksi begal payudara.

Peristiwa itu sudah meresahkan para kaum hawa.

Baca juga: Marak Begal Payudara di Tangsel, Komnas Perempuan Sarankan Airin Perbanyak Kamera CCTV dan Lampu

Humas Polres Lebak Bripka Sunardiyanto mengatakan untuk sementara pelapor ada tiga orang dan pelaku masih dalam pencarian.

"Sudah ada tiga orang yang melaporkan begal payudara, dan pelaku saat ini masih dalam pencarian," katanya.

Bertopeng

Teror begal payudara oleh pria bertopeng yang kerap memanfaatkan jalan sepi telah meresahkan para kaum hawa di wilayah tersebut.

Dari informasi yang dihimpun, sudah ada tujuh wanita menjdadi korban teror payudara ini.

Kejadian pertama terjadi di Kampung Cigelang, kini kampung lain di Desa Cimangeungteung, seperti Kampung Ancol, juga terjadi kejadian serupa.

Korbannya adalah seorang ibu muda berinsial A.

"Kejadiannya enggak cuma di Kampung Cigelang, di sini juga pernah kejadian sama kayak begitu. Itu pun kejadiannya siang hari, pas jam-jam sepi," ujar seorang warga Kampung Ancol, sebut saja Roni yang juga kerabat korban, saat ditemui TribunBanten.com di lokasi, Selasa (19/1/2021).

Roni mengungkapkan, kejadian yang menimpa A bermula saat dia berjalan pulang dari berjualan di pasar menuju rumah orang tuanya di Kampung Ancol pada minggu lalu sekitar pukul 13.00 WIB.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved