Nomor WhatsApp Di-Hack, Boi: Peretas Minta Uang Puluhan Juta

Boi Simanjuntak (35), sales, menjadi korban peretasan. Akun media sosial, WhatsApp miliknya diretas orang tidak dikenal

Tayang:
Penulis: Khairul Maarif | Editor: Glery Lazuardi
CSO
Ilustrasi hacker 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Boi Simanjuntak (35), sales, menjadi korban peretasan.

Akun media sosial, WhatsApp miliknya diretas orang tidak dikenal

"Nomor WhatsApp saya digunakan untuk meminta uang ke seluruh nomor yang tersimpan di Whatsapp," kata Boi Saat ditemui di Mapolda Banten, Senin (18/1/2021).

Baca juga: Kilas Balik 2020 - 2 Hacker Asal Banten Ditangkap Usai Tipu Perusahaan Italia Rp 58,8 Miliar

Baca juga: Hacker Asal Ciruas Serang Ditangkap Bareskrim, Tetangga Ceritakan Sosoknya, Sempat Ronda Bareng

Insiden itu diketahui pada saat dia membuka aplikasi WhatsApp.

Secara tiba-tiba, dia diminta mengakses kode-kode yang tidak dimengerti.

Tanpa diketahui olehnya, ternyata nomor WhatsApp telah dihack oleh orang tidak dikenal.

Boi tidak mengerti dengan apa yang terjadi pada akun Whatsappnya.

Boi menuturkan sudah ada tiga orang yang dikenal menjadi korban yang terbujuk untuk mengirimkan sejumlah uang atas nama dirinya.

Total uang yang ditransfer dari ketiga orang tersebut sekitar Rp. 10.550.000.

Dari ketiga orang, Faturohman (37) pedagang sembako di Pasar Kalodran menjadi korban dengan nominal pengiriman uang terbanyak.

"Dua teman kerja saya ditipu sejumlah 550.000, sedangkan Pak Fatur Rp. 10.000.000," katanya.

Transfer yang dilakukan Fatur dilakukan secara bertahap sebanyak tiga kali.

"Transfer pertama 14.06 2 juta, kedua 14.11 3 juta, dan ketiga 14.21 5 juta," tambahnya.

Fatur yang juga ditemui bersama Boi di Polda Banten mengaku bahwa ia sudah sangat dekat dengan Boi sehingga tidak ada rasa curiga sedikitpun.

"Saya sama Boi udah kaya saudara bukan cuma sekadar rekan bisnis aja," katanya kepada TribunBanten.com.

Baca juga: 2 Hacker Asal Banten yang Tipu Perusahaan Italia Rp58,8 Miliar Berkomplot dengan Orang Nigeria

Baca juga: 2 Warga Banten Jadi Hacker dan Tipu Perusahaan Italia Rp 58,8 M Untuk Pembelian Monitor Covid-19

Bahkan Fatur juga menambahkan bahwa ia melakukan transfer dengan keadaan sadar sepenuhnya tidak terhipnotis ataupun keadaan terpengaruh lainnya.

Cara memintanya yang bertahap malah membuat Faturohman merasa janggal.

Setelah transfer tiga kali dan pelaku meminta transfer untuk yang keempat kalinya baru lah ada rasa curiga dari Faturohman.

"Pas saya telpon anak buahnya Pak Boi dia bilang itu penipuan soalnya dia juga transfer uang," katanya.

Saat ditemui di Polda Banten, mereka sedang melapor ke Dit Reskrim Polda Banten unit Cyber.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
Live
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved