Breaking News:

Rumah Susun Tiga Lantai Akan Berdiri di Kawasan Wisata Tanjung Lesung

Dalam waktu dekat akan hadir Rumah susun (Rusun) 3 lantai di kawasan Tanjung Lesung, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten.

ist
Area wisata Tanjung Lesung 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Wijanarko

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Dalam waktu dekat akan hadir Rumah susun (Rusun) 3 lantai di kawasan Tanjung Lesung, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Rencana pembangunan rusun itu disampaikan PLT Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Asep Rahmat.

Rencana itu disampaikan setelah Kepala Satker Nasional Vertikal Tertentu (SNVT) beserta PPK Rusun Pekerja melakukan pertemuan dengan Sekretaris Daerah Pery Hasanudin di ruang kerja Sekretaris Daerah Kabupaten Pandeglang, Rabu (20/1/2021).

"Mereka datang untuk meminta dukungan dari pemerintah daerah supaya bisa dilelangkan segera karena ada beberapa administrasi yang harus dipenuhi seperti aset tanah," ujar Asep Rahmat kepada TribunBanten.com saat ditemui di ruang kerjanya, Jum'at (22/1/2021).

Baca juga: Siap Siaga Bencana Alam di Pandeglang, Polres Gelar Apel Antisipasi Kontingensi

Baca juga: Berbagai Bus Berjejer di Jalan Serang-Pandeglang, Bisa Jadi Pilihan Kado Ulang Tahun dan Nikahan

Pembangunan rusun tersebut rencananya akan dibangun di tanah seluas 4.587 meter persegi milik Pt. Banten West Java (BWJ) di Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang.

"Saat ini tanah masih milik Pt. BWJ, dan InshaAllah Pt. BWJ siap menghibahkan ke pemda. Konstruksinya dr kementrian PUPR, dihibahkan juga ke pemda" ujar Asep.

Menurutnya, bagi pemda sendiri, dibangunnya rusun pekerja ini merupakan suatu berkah.

"Tanahnya dapet, konstruksinya dapet. Suatu hal yang luar biasa karena tidak membebani APBD pandeglang. Malah justru akan menjadi PAD (pendapatan asli daerah) karena ada biaya sewa yang masuk. Ini suatu berkah untuk pemda," tutur Asep.

Rencananya pembangunan rusun ini dikhususkan bagi para pekerja di wilayah Tanjung Lesung, Kecamatan Panimbang.

"Jadi di sana kan tempat wisata. Kami ingin rusun ini diprioritaskan untuk pekerja yang ada di kawasan Tanjung Lesung maupun masyarakat itu sendiri. Adapun mekanismenya nanti kami buat tim pengelola," ujarnya.

Rusun yang diprediksi menghabiskan anggaran 22 miliar ini rencananya akan memiliki 3 lantai dengan 64 kamar, dengan masing-masing kamar berukuran 24 mater persegi.

"Rencananya akan dibuat 4 gedung disitu. Tapi dicoba dulu 1 unit gedung. Prospektif atau engga. Kita kan juga tahu, di pusat anggarannya lagi defisit, mudah-mudahan cepat terwujud," ujarnya.

Lebih lanjut Ia mengatakan rencana pembangunan rumah susun ini masih dalam proses persiapan secara administrasi, baik itu proses perizinan, lelang dan lain sebagainya sedangkan untuk pembangunan kontruksi rencananya akan dilaksanakan pada pertengahan Februari 2021.

Penulis: Wijanarko
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved