Breaking News:

Pedagang Daging Mogok Tapi Beralih Jualan Daging Ayam: Siapa yang Gaji Saya Kalau Nganggur?

Ia mengaku terpaksa beralih jenis dagangan demi tetap mendapat pemasukan dan menghidupi keluarganya di tengah aksi mogok jualan daging sapi.

TribunBanten.com/Khairul Ma'arif
Pendi (42), pedagang daging sapi yang kini beralih berjualan daging ayam di Pasar Ciruas, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (23/1/2021).  

Laporan Wartawan TribunBanten.com Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - Sejak Jumat kemarin, sejumlah pedagang daging sapi di pasar tradisional di Banten menggelar aksi mogok jualan menyusul harga daging sapi yang terus naik sehingga sulit menjualnya ke masyarakat.

Rencananya para pedangan daging sapi di Banten mogok jualan selama lima hari, mulai Jumat (22/1/2021) sampai Selasa (26/1/2021).

Sejumlah pedagang pun beralih berjualan barang lain agar tetap mendapat pemasukan.  

Di antaranya Pendi (42), pedagang daging sapi di Pasar Ciruas, Kabupaten Serang, yang kini berjualan daging ayam potong. 

Ia mengaku terpaksa beralih jenis dagangan demi tetap mendapat pemasukan dan menghidupi keluarganya di tengah aksi mogok jualan daging sapi.

"Ya daripada nganggur, dapur kan tetap kudu ngebul," ujar Pendi saat ditemui TribunBanten,com di Pasar Pasar Ciruas, Kabupaten Serang, Sabtu (23/1/2021).

"Saya juga kan sekarang sudah berkeluarga, sudah ada anak satu, kalau saya nganggur siapa yang gaji saya," sambungnya.

Daging ayam miliknya digelar di lapak biasanya ia berjualan daging sapi. Waktu jualannya pun sama, mulai pukul 06.00 sampai pukul 12.00 WIB.

Baca juga: Pedagang Daging Sapi se-Banten Mogok, Protes Tiap Hari Harga Daging Sapi Naik

Baca juga: Harga Daging Capai Rp 130 Ribu Per Kg, Dinas Perdagangan dan Bulog Kota Serang Gelar Operasi Pasar

ilustrasi pedagang daging sapi.
ilustrasi pedagang daging sapi. (Dokumentasi Tribun Jateng)

Warga Kecamatan Walantaka, Kelurahan Pageragung, Kota Serang itu mengaku terakhir kali berjualan daging sapi pada Kamis (20/01/2021).

Halaman
12
Penulis: Khairul Ma'arif
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved