Tumpukan Sampah di Pinggir Jalan Raya Serang-Pontang, Ini Penyebabnya

Truk pengangkut sampah dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Serang tidak datang ke Desa Linduk dan Desa Kubang Puji di Kecamatan Pontang,

Tayang:
Penulis: Khairul Maarif | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/KHAIRUL
Sampah di pinggir Jalan Raya Serang-Pontang Kampung Linduk, Kelurahan Linduk, Kecamatan Pontang, Banten menumpuk. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG -
Sampah di pinggir Jalan Raya Serang-Pontang Kampung Linduk, Kelurahan Linduk, Kecamatan Pontang, Banten menumpuk.

Hal ini karena truk pengangkut sampah dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Serang tidak datang ke Desa Linduk dan Desa Kubang Puji di Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, Banten.

Pengakuan itu disampaikan Suganda (23), warga Desa Linduk.

Menurut dia, sudah sejak lama truk sampah tidak pernah datang ke desa tersebut.

"Warga sini biasanya membakar sampah sendiri," kata dia, kepada TribunBanten.com saat ditemui di warungnya Minggu (24/1/2021).

Baca juga: Sampah di Kabupaten Lebak Mencapai 90 Ton Per Hari

Baca juga: Penjelasan DLH Kota Serang Terkait Kompensasi Pemkot Tangsel Membuang Sampah di TPAS Cilowong

Sampah yang tidak diangkut mengakibatkan tumpukan sampah.

Jalan tersebut merupakan jalan yang menghubungkan antara Kota Serang dengan Kabupaten Serang di sebelah Utara.

Antara Kecamatan Kasemen dengan Kecamatan Pontang.

"Sudah lama sih sampah numpuk disitu mah, yang buang mah bukan orang sini kadang cuma orang lewat doang bawa sampah buangnya disitu," tambahnya.

Selain Desa Lindu, di Desa Kubang Puji juga terjadi hal yang sama. Karena tidak adanya bak sampah yang diangkut truk sampah membuat sampah berserakan di pinggir jalan.

Tepatnya, di Jalan Kubang Puji - Pontang Kelurahan Kubang Puji. Jalan ini menghubungkan antara Kecamatan Pontang dengan Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang.

Sarbini (50), warga menuturkan kalau sampah yang berserakan di pinggir jalan tersebut bukan dibuang oleh warga Kubang Puji.

"Biasanya orang lewat yang mau ke Pasar Begog dilempar aja sampahnya di pinggir jalan," katanya.

Sama seperti di Linduk, Desa Kubang Puji juga tidak pernah didatangi truk pengangkut sampah Kabupaten Serang.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved