Breaking News:

Ketua DPRD Tolak Kota Serang Tampung Sampah dari Tangsel, TPAS Kedua Pihak Sama-sama Pernah Longsor

Budi mengatakan saat ini seharusnya Pemkot Serang fokus untuk membenahi manajemen pengelolaan sampah di wilayahnya sendiri.

Dokumentasi pribadi
Turap untuk menopang tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Serpong, Tangerang Selatan, jebol, Jumat (22/5/2020).  

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menolak rencana kerja sama Pemkot Serang dan Pemkot Tangerang Selatan dalam pengiriman sampah 400 ton per hari ke TPAS Cilowong Kecamatan Taktakan Kota Serang.

Budi mengatakan saat ini seharusnya Pemkot Serang fokus untuk membenahi manajemen pengelolaan sampah di wilayahnya sendiri.

"Saya dari awal sepakat dengan masyarakat lainnya untuk tidak harus menampung tempat sampah dari daerah lain," ujar Budi Rustandi di Gedung DPRD Kota Serang, Senin (1/2/2021).

Baca juga: DPRD Minta Pemkot Serang Transparan Soal Kerjasama Pengelolaan Sampah dengan Tangsel

Baca juga: Penjelasan DLH Kota Serang Terkait Kompensasi Pemkot Tangsel Membuang Sampah di TPAS Cilowong

Menurut Budi, jika kerja sama pengiriman sampah dari Tangsel ke TPAS Cilowong Kota Serang tetap dipaksakan, maka Pemkot Tangsel harus segera merealisasikan timbal balik dana hibah kerja sama ini.

Sebab, rencana pengiriman sampah dari Tangsel ke TPAS Cilowong mendapat penolakan warga Kota Serang.

"Lebih baik sekarang kita melihat infrstaruktur sarana prasana TPAS Cilowong agar kita bangun untuk Kota Serang saja." ujarnya.

"Saya tidak setuju kenapa kita tidak komitmen saja. Sementara ini saya menolak. Belum baik karena anggarannya harus dievaluaasi," sambungnya.

Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi
Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi (setdprd.serangkota)

Berkaca dari kerja sama pengiriman sampah dengan Pemkab Serang sebelumnya, Budi menduga realiasi dari kerja sama pengiriman sampah dari Tangsel ke Kota Serang juga tidak memberikan manfaatnya bagi warga Kota Serang, khususnya mereka yang terdampak polusi sampah

Diketahui, Pemkot Tangerang Selatan mencari alternatif tempat lain untuk pembuangan sampah dari wilayah mereka setelah TPAS Cipeucang di Serpong, mengalami longsor pada 22 Juli 2020.

Baca juga: Gunungan Sampah di TPA Cipeucang Tangsel Longsor, Ini yang Dikhawatirkan Warga

Baca juga: TPA Cipeucang Longsor, Warga BSD Nikmati Bau Sampah Menyengat Sepanjang Hari

Halaman
1234
Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved