BPBD Banten: Banjir Berpotensi Terjadi Kembali di Kabupaten Serang
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten, Nana Suryana meminta warga Kabupaten Serang, Banten, agar waspada.
Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Glery Lazuardi
Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan
TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG -
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten, Nana Suryana meminta warga Kabupaten Serang, Banten, agar waspada.
Menurut dia, wilayah Kabupaten Serang dan sekitarnya berpotensi banjir. Hal ini menyusul tingginya intensitas hujan.
"Masyarakat dapat berhati-hati dan tetap waspada akan adanya banjir kiriman akibat luapan sungai yang ada di Kabupaten Serang," kata dia, saat dihubungi, Rabu (3/2/2021).
• 117 Rumah di Kelurahan Cimuncang Serang Terendam Banjir Paska Diguyur Hujan Deras
• Baru Selesai Melahirkan, Wanita Asal Pandeglang Dievakuasi Pakai Perahu Terobos Banjir
Pada Rabu kemarin, hujan terjadi di wilayah Kabupaten Serang dan sekitarnya.
Hujan selama beberapa jam itu mengakibatkan lima kecamatan tergenang banjir. Selain hujan, genangan air diakibatkan meluapnya bendungan Pamarayan.
Lima kecamatan tersebut yaitu Kecamatan Kibin, Kecamatan Kragilan, Kecamatan Kopo, Kecamatan Ciruas, dan Kecamatan Tunjungteja.
Berdasarkan data yang diperoleh oleh Tribunbanten.com, setidaknya terdapat 1.249 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di lima kecamatan yang berada di Kabupaten Serang terendam banjir.
"Untuk di kabupaten Serang, data rumah sebanyak 1.249 KK yang terdampak, tersebar di lima Kecamatan," kata dia.
Saat ini, keadaan sudah mulai surut dan menyisakan genangan air setinggi 60 cm.
"Sudah mulai surut, warga sudah kembali ke rumahnya masing-masing dari posko pengungsian," tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/banjir-di-perumahan-bumi-nagara-lestari-kabupaten-serang-2.jpg)