Breaking News:

Detik-detik Kebakaran di Rangkabitung, Saksi: Terdengar Teriakan Minta Tolong Berkali-kali

Suara api yang melahap bahan bangunan bak suara kucing berlari di atap rumah. Dengan posisi masih kantuk, ia berusaha keluar rumah.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir
Istimewa
Kebakaran melanda kawasan pemukiman warga di Kampung Kebon Kopi, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, hangus terbakar dalam peristiwa kebakaran, pada Sabtu (13/2/2021) dini hari. Kebakaran yang terjadi tepat di di belakang Vihara Rangkasbitung itu mengakibatkan seorang nenek 70 tahun, Chung Chin alias Hiu Rustiyanti yang sakit lumpuh, tewas terbakar. 

Ia lantas mengajak anggota keluarganya untuk segera keluar dari rumah.

"Baru pas ada api itu, kita langsung keluar rumah. Saya bangunkan istri saya yang pada saat itu sudah tertidur lelap," tuturnya.

Tampak warga pun sudah berhamburan keluar rumah dan sebagian berkerumun memadamkan api besar dengan alat seadaanya ke rumah yang terbakar. Beberapa warga berteriak histeris.

Namun, ada pula warga lainnya yang mengabadikan kejadian kebakaran itu dengan telepon genggamnya.

Meski dalam keadaan panik, Epi mengaku masih sempat mematikan aliran listrik rumah untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca juga: Kesepian Vihara Ananda Avalokitesvara Rangkasbitung saat Perayaan Tahun Baru Imlek

Dua rumah terbakar dan mengalami rusak berat di kampung Kebon Kopi Rt 02/03, Desa Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak
Dua rumah terbakar dan mengalami rusak berat di kampung Kebon Kopi Rt 02/03, Desa Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak (Tribunbanten.com/Desi Purnamasari)

Ia mengaku tidak asal api tersebut yang menghanguskan tiga rumah tetangganya itu.

Akan tetapi, menurutnya memang ada prosesi ibadah Imlek di rumah The Shian Kim (70) dan istri, Chung Chin alias Hiu Rustiyanti.

"Tapi memang terdapat seorang pasutri dalam satu rumah yang terbakar tersebut," ujarnya.

Kebakaran di kawasan padat penduduk itu berhasil dipadamkan oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Lebak dan dinas pemadam kebakaran setempat tidak lama setelah menerima laporan dari warga. 

Tiga unit rumah tampak hangus terbakar dan rusak berat akibat kejadian itu. kerugian materi ditaksir ratusan juta rupiah.

Selain itu, Chung Chin alias Hiu Rustiyanti (70) diduga meninggal karena tidak dapat meloloskan diri dari kebakaran dikarenakan kondisi fisiknya yang lumpuh.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved