Breaking News:

Virus Corona di Banten

Pemkot Tangerang Gelar Vaksinasi Tahap 2 pada 25 Februari, 26 Ribu Dosis Vaksin Disiapkan

Pelaksanaan vaksinasi coronavirus disease 2019 (Covid-19) tahap kedua di Kota Tangerang, Banten akan dilakukan pada Kamis (25/2/2021).

SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Ilustrasi vaksinasi 

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG - Pelaksanaan vaksinasi coronavirus disease 2019 (Covid-19) tahap kedua di Kota Tangerang, Banten akan dilakukan pada Kamis (25/2/2021).

Penyuntikan vaksin CoronaVac buatan Sinovac Biotech itu akan dilakukan di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Banten dan di sejumlah fasilitas pelayanan publik di Kota Tangerang.

“Vaksin tahap dua itu untuk TNI, Polri, guru, DPRD, ASN, Satpol PP, dan lain-lain,” ungkap Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah kepada awak media, Selasa (23/1/2021).

Baca juga: Siap-siap Suntik Vaksin Covid-19, Apa yang Harus Dipersiapkan Sebelum dan Sesudah Vaksinasi?

Baca juga: 5 Jutaan Guru, Dosen, dan Tenaga Pendidik Bakal Vaksin Covid-19, Hari ini Ratusan Orang Disuntik

Pemerintah Kota Tangerang mendapatkan vaksin sebanyak 26.000 dosis.

Padahal, imbuh Arief, pihaknya mengajukan sebanyak 170.000 dosis vaksin.

Arief menyatakan, pihaknya telah melaksanakan simulasi untuk proses vaksinasi yang dilaksanakan di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

“Untuk pedagang pasar, nanti ada beberapa kelompok. Mereka dilakukan (proses penyuntikan vaksin) di pasar-pasar,” ujar politikus Partai Demokrat itu.

Mekanisme proses vaksinasi tahap dua itu, lanjut dia, penerima vaksin akan mendapatkan undangan dari Pemerintah Kota Tangerang.

Dalam undangan tersebut tercantum hari, tempat, serta jam pelaksanaan vaksinasi.

“Sebelum vaksinasi, ada proses screening. Ditanya nih, punya gejala alergi enggak, penyakit imunitas, dan lain sebagainya. Kami minta masyarakat yang mau divaksin (itu) jujur,” kata Arief.

Baca juga: Catat! Ini Syarat dan Ketentuan Vaksinasi Covid-19 untuk Masyarakat Lansia

Baca juga: Rentan Tertular Covid-19, Ombudsman Minta Gubernur Banten Prioritaskan Vaksin untuk Wartawan

Bila ada penerima vaksin yang mengalami efek samping, Arief berkata, Pemerintah Kota Tangerah telah menyiapkan fasilitas kesehatan yang diperlukan.

“Kalau pun terjadi (efek samping), sudah ada SOP (standar operasi prosedur) dari Kementerian Kesehatan. Artinya, dia bisa dirawat di fasilitas kesehatan yang disiapkan,” papar dia.

Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved