Breaking News:

Setelah Kantor Bupati, Kini Kantor BPKAD Lebak Ditutup Karena 10 Pegawai Tertular Covid-19

Budi mengatakan pihaknya telah melakukan tes swab terhadap seluruh pegawai setelah temuan 10 pegawai positif Covid-19.

KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDIN
Komplek perkantoran Bupati Lebak ditutup lima hari setelah 25 ASN terpapar Covid-19, Senin (22/2/2021). 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Setelah kantor Bupati Lebak, kini kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lebak, di West Muara Ciujung, Rangkasbitung, ditutup sementara setelah 10 pegawainya terpapar Covid-19.

Operasional kantor BPKAD Kabupaten Lebak ditutup mulai hari ini sampai sepekan ke depan.

"Penutupannya kurang lebih satu minggu mulai hari ini (Rabu) hingga tanggal 1 Maret mendatang," ujar Kepala BPKAD Lebak Budi Santoso saat dihubungi.

Budi mengatakan pihaknya telah melakukan tes swab terhadap seluruh pegawai setelah temuan 10 pegawai positif Covid-19.

Penutupan dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona di dalam kantor BPKAD ini. "Sembari menunggu hasil swab<" jelasnya.

  

Adapun pelayanan pelayanan kepada masyarakat dan berkaitan kegiatan pemerintah tetap dilakukan para pegawai dengan bekerja dari rumah atau work form home (WFH) secara online.

  

Ia mengungkapkan penyebaran kasus Covid-19 di kantor BPKAD Lebak ini berasal dari satu orang pegawai dan menular kepada yang lainnya. Dan para pegawai yang terpapar Covid-19 merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19.  

"Kita harus bersama-sama untuk menjalankan protokol kesehatan untuk memastikan cluster perkantoran tidak terjadi dikemudian hari," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya sebanyak 25 ASN di komplek Setda Kabupaten Lebak terpapar Covid-19 pada waktu hampir bersamaan.

Beberapa kantor dinas dan Kantor Bupati Lebak tempat Iti Octavia Jayabaya berkantor di dalam komplek Setda itu terpaksa ditutup sementara.

  

Kantor Bupati Lebak ditutup selama lima hari, mulai 22 hingga 26 Februari 2021.

"Otomatis efektif ditutup mulai besok, hari ini seluruh pegawai di-swab dan dilakukan penyemprotan disinfektan. Hasilnya 25 orang terpapar Covid-19," ujar Kepala Bagian Humas Pemkab Lebak Eka Prasetiawan saat dihubungi, Senin (22/2/2021).  

  

Baca juga: Update Covid-19 di Indonesia Hari Ini 23 Februari 2021, Hampir Tembus 2 Juta Kasus dalam Satu Tahun

Baca juga: Kantor Bupati Lebak Ditutup Setelah Ketahuan 25 ASN Positif Covid-19 Hampir Bersamaan

Eka meyakinkan penutupan Kantor Bupati hingga sepuluh kantor dinas Pemkab Lebak ini tidak akan mengganggu pelayanan aparatur pemerintah kepada masyarakat.

Sebab, para ASN yang sehat tetap bekerja dari rumah atau work from home (WFH) secara online.

  

"Kami mengingatkan kepada seluruh pegawai juga agar tetap menjalankan protokol kesehatan," jelasnya.

   

Baca juga: 5 Jutaan Guru, Dosen, dan Tenaga Pendidik Bakal Vaksin Covid-19, Hari ini Ratusan Orang Disuntik

Dinas Kesehatan Provinsi Banten melalui situs resminya, https://infocorona.bantenprov.go.id/, melaporkan hingga Selasa (23/2/2021) pukul 18.00 WIB, jumlah kasus Covid-19 di Provinsi Banten sebanyak 34.872 orang.

Dari jumlah itu, sebayak 30.552 orang dinyatakan sembuh, 3.359 masih dirawat dan 961 orang lainnya meninggal dunia.

Adapun jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Lebak sebanyak 2.193 orang.

Dari jumlah itu, sebanyak 1.453 orang telah dinyatakan sembuh, 693 masih dirawat dan 47 orang meninggal dunia.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved