Waspada Cuaca Ekstrem, BPBD Lebak Imbau Masyarakat Batasi Aktivitas di Area Pantai Selatan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, mengimbau kepada masyarakat Lebak agar membatasi aktivitas di area pantai Selatan.

Tayang:
Penulis: Misbahudin | Editor: Ahmad Tajudin
Misbah/TribunBanten.com
POTRET PANTAI - Ribuan wisatawan memadati wista Pantai Bagedur, Kecamatan Malingping, Lebak, Jumat (4/4/2025) 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Misbahudin 

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, mengimbau kepada masyarakat Lebak agar membatasi aktivitas di area pantai Selatan. 

Imbauan itu disampaikan seiring dengan situasi dan kondisi saat ini di wilayah Provinsi Banten tengah mengalami cuaca ekstrem disertai gelombang tinggi di perairan Lebak Selatan. 

Kepala BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama mengatakan, ketinggian gelombang di wilayah selatan mencapai 4 hingga 6 meter. 

Cuaca ekstrem ini dipicu oleh adanya fenomena supermoon yang meningkatkan pasang air laut rob. 

"Cuaca ekstrem ini diperkirakan masih berlangsung selama beberapa hari ke depan," katanya dalam sambungan telepon, Minggu (9/11/2025). 

Baca juga: Tanggal 10 November Hari Apa? Berikut Pedoman dan Tata Tertib Susunan Upacara Hari Pahlawan 2025

Menurut Febby, kondisi air laut  di wilayah pesisir pantai  Bagedur dan Kelapa Warna sudah sampai ke area warung perkemahan. 

"Bagedur dan Kelapa Warna mengalami kenaikan air laut, hingga mencapai area warung dan lokasi perkemahan," ujar.

Lanjut, Febby mengaku, belum mendapat laporan kerusakan besar di beberapa titik pesisir yang terdampak rob. 

Namun, BPBD telah meminta aparatur wilayah untuk melakukan pendataan dan pemantauan kerusakan.

"Laporan sementara kerusakan tercatat di kawasan Pantai Kelapa Warna. Untuk lokasi lainnya masih dalam proses inventarisasi. Kondisi ini diperkirakan masih berlangsung hingga akhir pekan," ujarnya.

Baca juga: BPBD Lebak Uji Sirine Peringatan Tsunami di Pantai Selatan, Berikut Enam Titik yang Sudah Dipasang

 Akibat gelombang tinggi, akan mempengaruhi terhadap minat para pengunjung wisatawan datang ke pantai.

"Jumlah pengunjung menurun karena situasi gelombang tinggi dan cuaca hujan. Meski kawasan wisata tidak sepenuhnya ditutup, aktivitas seperti berenang dan berkemah harus sangat dibatasi," pungkasnya. 

Terpisah, Ketua Balawista Kabupaten Lebak, Erwin Komarasukma mengatakan,  pihaknya telah menempatkan petugas pengamanan di sejumlah titik wisata pantai, mulai dari Pantai Bagedur, Karang Seke, Sawarna hingga Citarate.

"Petugas terus memberikan imbauan agar wisatawan tidak berenang, atau beraktivitas terlalu dekat dengan ombak. Para nelayan juga diminta berhati-hati, karena di beberapa wilayah seperti Wanasalam, ada perahu yang tidak dapat melaut akibat gelombang tinggi," ujarnya. 

 

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved