Breaking News:

Virus Corona

Guru Tak Terdaftar Vaksinasi Covid-19 Bisa Ikut Suntik, Ini Caranya Kata Mendikbud Nadiem Makarim

angkah ini dapat dilakukan apabila vaksinasi Covid-19 bagi tenaga pendidik yang telah berlangsung sejak Rabu

TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Dosis vaksin Covid-19 yang akan disuntikkan kepada sejumlah tenaga kesehatan di Puskesmas Rangkasbitung, Lebak, Senin (25/1/2021) pagi. 

TRIBUNBANTEN.COM - Bagi guru yang tidak terdaftar mengikuti suntik vaksin Covid-19, bisa membawa surat pernyataan dari kepala sekolah ke lokasi vaksinasi.

Mendikbud Nadiem Makarim mengatakan jadwal dan lokasi vaksinasi akan diinformasikan oleh Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, atau kantor wilayah Kementerian Agama (Kemenag) masing-masing daerah.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menargetkan sekolah tatap muka dapat dibuka pada Juli 2021 atau awal semester kedua tahun ajaran 2020/2021.

Baca juga: 5 Jutaan Guru, Dosen, dan Tenaga Pendidik Bakal Vaksin Covid-19, Hari ini Ratusan Orang Disuntik

Baca juga: Pemda Butuh 189.000 Pegawai, Pusat Perlu 83.000 PNS, Formasi Guru 1 Juta Orang, CPNS dan PPPK

Baca juga: Guru Mau Punya Karier Menjadi Kepala Sekolah? Harus Melewati Program ini

Nadiem mengatakan, langkah ini dapat dilakukan apabila vaksinasi Covid-19 bagi tenaga pendidik yang telah berlangsung sejak Rabu (24/2/2021) dapat diselesaikan pada Juni 2021.

"Kami ingin memastikan kalau kita bisa vaksinasi sampai akhir bulan Juni, tahun ajaran berikutnya di bulan Juli, Insyaallah kita sudah melakukan proses tatap muka di sekolah," kata Nadiem di Jakarta, Rabu (25/2/2021).

Nadiem juga menegaskan, guru honorer ikut memperoleh vaksinasi tahap kedua dan setiap guru harus disuntik vaksin sebanyak dua kali sesuai prosedur yang ditetapkan Kemenkes.

"Itu angkanya sekitar segitu. Kami akan upayakan sebaik mungkin untuk memastikan semua itu terjadi akhir Juni," ucap Nadiem.

Adapun menurut data Kemenkes, sasaran vaksinasi bagi tenaga pendidik mencapai 5.057.582 orang. 

Menurut Nadiem, prioritas pemberian vaksinasi bagi tenaga pendidik ini dimulai dari tingkat sekolah dasar, PAUD, sekolah luar biasa (SLB), SMP, SMA, SMK, dan perguruan tinggi.

Tahapan tersebut dilakukan dikarenakan semakin muda jenjang pendidikan maka proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) semakin sulit dilakukan.

"Mereka yang paling membutuhkan interaksi fisik dan tatap muka. Tapi sekali lagi, walaupun tatap muka pun, itu harus menggunakan protokol kesehatan yang telah ditetapkan Kemenkes dan Kemendikbud," ujarnya.

Lantas, bagaimana pelaksanaan dan target vaksinasi bagi guru hingga dosen? Nadiem mengatakan, sebanyak 650 orang tenaga pendidik sudah mengikuti vaksinasi tahap kedua perdana di SMA 70 Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan, pemerintah menargetkan sebesar 5,5 juta tenaga pendidik yang disuntik vaksin, termasuk mereka yang berada di bawah naungan Kemenag dan swasta.

Nadiem mengucapkan terima kasih kepada Menkes Budi Gunadi Sadikin dan Presiden Jokowi atas dimulainya vaksinasi bagi tenaga pendidik.

"Kami terima kasih kepada Presiden dan Menkes yang komitmen agar ini terjadi. Semoga pelaksanaan ini terlaksana dengan baik," kata dia.

Petugas pelayan publik di wilayah Provinsi Banten menjalani vaksinasi Covid-19, Rabu (24/2/2021)
Petugas pelayan publik di wilayah Provinsi Banten menjalani vaksinasi Covid-19, Rabu (24/2/2021) (TribunBanten.com/Ahmad Tajudin)

Presiden Joko Widodo mengatakan, vaksinasi perdana yang digelar bagi para guru di DKI Jakarta akan diikuti dengan penyuntikan vaksin kepada guru-guru di provinsi lain.

Menurut Jokowi, guru merupakan salah satu kelompok prioritas penerima vaksin untuk menjamin kelancaran kegiatan belajar selama pandemi.

"Tenaga pendidik dan kependidikan, guru, ini kita berikan prioritas agar nanti di awal semester kedua pendidikan tatap muka bisa kita mulai lakukan," kata Jokowi, Rabu.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Vaksinasi Covid-19 Guru dan Dosen demi Wujudkan Sekolah Tatap Muka Juli 2021"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved