Mahasiswa Untirta Meninggal
Mahasiswa Untirta Banten Meninggal Usai Ikuti Diklat Mapala, Ini Keterangan Pihak Kampus
Dirinya juga menjelaskan bahwa pada saat itu, Fadil memaksakan diri untuk mengikuti kegiatan mapala yang dilakukan oleh pihak UKM.
Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Yudhi Maulana A
Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan
TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Pihak Universitas Sultan Ageng Tirtayasa angkat bicara terkait mahasiswanya yang meninggal setelah mengikuti kegiatan pecinta alam atau Mapala.
Humas Untirta, Dian mengatakan pihaknya membenarkan adanya mahasiswa bernama Fadil yang meninggal dunia pasca mengikuti kegiatan diklat mapala.
Dirinya juga menjelaskan bahwa pada saat itu, Fadil diduga memaksakan diri untuk mengikuti kegiatan mapala yang dilakukan oleh pihak UKM.
"Jadi kondisinya pada saat itu sudah sakit dan keluarga juga membenarkan bahwa yang bersangkutan pernah kecelakaan di bagian kaki berupa patah tulang dan yang lainnya," tegasnya saat dihubungi, Senin (1/3/2021).
Menurutnya, pihak mapala sudah melakukan konfirmasi kepada pihak kampus terkait kegiatan tersebut dan mengatakan tidak ada luka sama sekali.
Baca juga: Viral Pria Lombok Nikahi Bule Perancis, Segini Gaji Pertamanya Kerja Jadi Kuli Bangunan di Perancis
Baca juga: Seluruh Senjata Api Anggota Polres Cilegon Disidak, Kapolres Peringatkan Bawahannya
Dian menerangkan, selama kegiatan Mapala, korban sering jatuh dan ditandu oleh para anggota mapala lainnya.
"Untuk mengenai sanksi itu juga dalam kondisi duka dan kejadian itu juga merupakan kejadian yang tidak diinginkan oleh mereka dan menjadi pelajaran bagi mereka juga," jelasnya.
Terakhir, ia menerangkan kegiatan dalam bentuk apapun di kampus ataupun diluar kampus sudah tidak diizinkan lagi.
Apalagi, disaat pandemi Covid-19 ini seluruh mahasiswa harus menjalankan protokol kesehatan.
Sebelumnya diberitakan, Fadli (18), mahasiswa semester dua, Jurusan PPKN, Fakultas FKIP, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Serang, dinyatakan meninggal dunia, Senin (1/3/2021).
Baca juga: Aksi Mapala se-Banten, Bentangkan Bendera Merah Putih, Gelar Aksi Teatrikal Gantung Diri
Baca juga: Keterbatasan Bukan Halangan Difabel Menempuh Pendidikan, Handayani Raih Gelar Sarjana di Untirta
Fadil meninggal setelah mengikuti kegiatan Diklat Mapala Untirta selama 10 hari.
Korban sendiri tinggal di Desa Cikening, Kecamatan Cikedal, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Vio salah satu kerabat korban, menjelaskan Fadil dinyatakan meninggal dunia setelah mengikuti proses diklat UKM Mapala di Untirta.
"Tadi korban (meninggal) baru. Setelah selesai kegiatan mapala pada hari ini. Sebelumnya mengikuti kegiatan Diklat Mapala selama 10 hari," ungkap Vio saat dihubungi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/universitas-sultan-agung-tirtayasa.jpg)