Breaking News:

Covid-19 Menyebar ke 4 Nakes di RSUD Pandeglang, Gedung Poli Kandungan Ditutup

Karena bagian Poli Kandungan ditutup, maka sementara waktu tidak ada pasien yang dirujuk dari puskesmas ke bagian poli tersebut.

Twitter @rsudberkahpdglg
RSUD Berkah Pandeglang 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Empat tenaga kesehatan yang bertugas di bagian Pelayanan Poli Kandungan RSUD Berkah Pandeglang, terpapar Covid-19.

Pihak rumah sakit menutup sementara gedung pelayanan poli kandungan tersebut untuk dilakukan tracing. Selain itu, untuk mencegah penyebaran terhadap para nakes lainnya.

"Iya jadi untuk pelayanan yang ditutup itu adalah bagian poli, karena terdapat empat nakes yang berasal dari sana terpapar Covid-19," ujar Humas RSUD Berkah Pandeglang Achmad Chubaesi saat ditemui di RSUD Berkah Pandeglang, Jalan Raya Labuan, Pandeglang, Kamis (4/3/2021).

Chubaesi mengatakan pihaknya melakukan tracing dan memerintahkan empat tenaga kesehatan terpapar Covid-19 itu untuk melakukan isolasi mandiri.

Baca juga: Belasan Pegawai Terpapar Covid-19, Kantor Disbudpar Lebak Ditutup Hingga 3 Maret 2021

Baca juga: Setelah Kantor Bupati, Kini Kantor BPKAD Lebak Ditutup Karena 10 Pegawai Tertular Covid-19

Tracing juga akan dilakukan kepada para keluarga dan kerabat keempat nakes tersebut.

Karena bagian Poli Kandungan ditutup, maka sementara waktu tidak ada pasien yang dirujuk dari puskesmas ke bagian poli tersebut.

  

Baca juga: Update Covid-19 di Indonesia Hari Ini 4 Maret 2021 : Terjadi Penambahan 7.264 Kasus, Total 1.361.098

Baca juga: Waspada! Orang Tua Harus Bisa Kenali Gejala Awal Covid-19 pada Anak-anak, Ini Penjelasannya

  

"Jadi sebelum pasien datang ke sini, kami sudah sampaikan informasinya ke puskesmas. Mekanismenya kan harus ada rujukan dari puskesmas, nah ketika mau minta rujukan itu pasien sudah diberitahu dulu sama petugas-petugas di puskesmas tersebut," jelasnya.

Ia pun berharap agar tidak ada lagi penambahan kasus terkonfirmasi positif di Pandeglang. Hal ini untuk menekan angka penularan yang masih cukup tinggi di Pandeglang.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved