SIMAK Efek Samping Vaksin Covid-19: Nyeri Kepala dan Mudah Mengantuk, Berbahayakah Bagi Kesehatan?
Pemerintah pusat sedang melakukan upaya vaksinasi kepada penduduk Indonesia. Vaksinasi Covid-19 di Indonesia sudah berlangsung sejak Rabu 13 Januari
Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi
Laporan TribunBanten.com, Desi Purnamasari.
TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - Pemerintah pusat sedang melakukan upaya vaksinasi kepada penduduk Indonesia.
Vaksinasi Covid-19 di Indonesia sudah berlangsung sejak Rabu (13/1/2021) kemarin.
Upaya vaksinasi itu diberikan secara bertahap dan ditargetkan selesai selama kurun waktu satu tahun.
Terkait pemberian vaksin Covid-19, banyak masyarakat yang bertanya-tanya mengenai efek samping yang akan timbul setelah menerima vaksin.
Baca juga: Indonesia Miliki 38 Juta Dosis Vaksin Covid-19, Targetkan Vaksinasi Tuntas 1 Tahun
Baca juga: Benyamin Davnie Ancam Akan Coret Jatah Vaksin Peserta yang Tidak Hadir Tepat Jadwal
Apa efek samping vaksin Covid-19?
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang Agus Sukmayadi mengatakan vaksin Covid-19 tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi kesehatan.
"Vaksinasi memicu kekebalan tubuh dengan menyebabkan sistem kekebalan tubuh penerima bereaksi terhadap antigen yang terkandung dalam vaksin virus Covid-19," ujarnya saat ditemui, TribunBanten.com, Jumat(5/3/2021).
Pada umumnya, kata dia, setelah menerima vaksin akan terjadi reaksi lokal dan sistemik seperti nyeri pada tempat suntikan atau demam.
Menurut dia, gejala itu merupakan bagian dari respons imun.
Komponen vaksin lainnya, misalnya bahan pembantu, penstabil, dan pengawet juga dapat memicu reaksi.
"Responnya akan berbeda-beda tergantung dari sistem imun atau daya tahan tubuh masing-masing," ucapnya.
Beberapa gejala atau reaksi yang timbul setelah disuntik vaksin virus corona di antaranya :
- Nyeri, kemerahan, bengkak pada tempat suntikan. Reaksi lain yang berat, misalnya selulitis.
- Mengantuk
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/vaksin-kedua-jokowi.jpg)