Breaking News:

Pemprov Banten Salurkan Sisa DBH Pajak 2020 Secara Bertahap pada Tahun ini

Mekanisme penyaluran BHPP 2020 tidak dilakukan sekaligus, tetapi secara bertahap.

dokumentasi Humas Pemprov Banten.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Banten Rina Dewiyanti. 

Laporan Reporter TribunBanten.com, Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pemprov Banten akan mencairkan kurang salur Dana Bagi Hasil Pajak Provinsi (BHPP) 2020 pada tahun ini.

Sisa BHPP yang belum disalurkan tersebut menggunakan APBD 2021.

Penggunaannya dengan mekanisme pengaturan prioritas pembayaran kurang salur BHPP 2020 dan secara paralel membayarkan BHPP 2021, penyesuaian anggaran akan dilakukan pada Perubahan APBD 2021.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Banten Rina Dewiyanti pencairan BHPP delapan kabupaten/kota yang tertahan di Bank Banten tersebut juga menjadi tanggung jawab Pemprov Banten.

Baca juga: Tak Ingin Ada Sekolah Numpang, Pemprov Banten Bangun 34 Sekolah Baru & 435 Ruang Kelas Tahun Ini

Baca juga: Angka Covid-19 Tinggi, Pemprov Banten Kaji Penerapan Lockdown Sabtu-Minggu

"Secara bertahap telah mulai dilakukan pembayaran ke delapan kabupaten/kota untuk kurang salur BHPP sampai dengan Juli 2020 sebesar Rp 216.738.570.661,00," ujarnya lewat rilis yang diterima TribunBanten.com, Senin (8/3/2021).

Sisanya, untuk kurang salur BHPP Agustus sampai Desember, akan diselesaikan dengan memperhitungkan cash flow.

Pada perubahan APBD 2020 telah ditargetkan pendapatan pajak sebesar Rp 5,78 triliun.

Dari target pendapatan pajak tersebut, seharusnya dialokasikan Anggaran Belanja BHPP sekitar Rp 2,3 triliun.

Namun, karena kemampuan keuangan daerah terbatas, Pemprov Banten baru dapat menganggarkan sebesar Rp 1,517 triliun dan sudah direalisasikan sebesar 100 persen.

Halaman
123
Editor: Agung Yulianto Wibowo
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved