Breaking News:

UPDATE Ibu dan Bayinya Dipenjara karena Terjerat UU ITE, Dibebaskan Pekan Depan

Setelah sempat mendekam di rumah tahanan negara (Rutan) Lhoksukon, Aceh, Isma (33) bersama anaknya akan bebas.

snopes.com
ilustrasi penjara 

TRIBUNBANTEN.COM, LHOKSUKON - Setelah sempat mendekam di rumah tahanan negara (Rutan) Lhoksukon, Aceh, Isma (33) bersama anaknya akan bebas.

Isma harus mendekam di hotel prodeo lantaran terjerat Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik ( UU ITE).

Namun, pada 15 Maret 2021, dia akan bebas. Informasi itu disampaikan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Provinsi Aceh.

Kejadian ini berawal dari unggahan videonya di Facebook pada 1 Maret 2020 lalu.

Baca juga: Rekeningnya Tiba-Tiba Bertambah Rp 51 Juta, Ardi Kini Masuk Penjara dan Anak Tak Bisa Berobat

Baca juga: Isma dan Bayinya Usia 6 Bulan Dipenjara Karena Dinilai Langgar UU ITE, Dulu Ibunya Juga Dipolisikan

Dalam videonya itu, Isma merekam perselisihan antara ibundanya dengan Kepala Desa Lhok Puuk, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara.

Video tersebut viral. Si kepala desa tak terima.

Dia menilai nama baiknya dicemarkan.

Ia lantas melaporkan Isma ke kepolisian.

Oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lhoksukon, Aceh Utara, Isma divonis bersalah karena melanggar Undang-undang Informasi dan Traksaksi Elektronik (UU ITE).

Berdasar vonis hakim, Isma dihukum tiga bulan.

Halaman
123
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved